Beri Materi PKKMB, Sekda Kota Malang Bertutur Soal Kepemimpinan

Pemimpin yang besar bukan berasal dari orang yang terlalu pintar, karena orang yang terlalu pintar egoisnya tinggi. Bisa bekerjasama itupun sudah salah satu tanda-tanda pemimpin. Ulasan materi kepemimpinan ini disampaikan oleh Drs. Wasto, SH.MH., dalam Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2017 di aula ITN Malang, Rabu (13/9).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang ini menjelaskan bagaimana menjadi pemimpin yang baik. Dimana seorang pemimpin harus memiliki antara lain : jiwa visioner, bekerja melampau standart, bisa bekerjasama, positif thinking, terbuka untuk perubahan, berani memilih, tanggung jawab, membawa semua pada kemajuan, dan rendah hati.

“Prinsipnya semua orang punya kelebihan, yang namanya orang pasti juga punya kekurangan dan kelemahan. Jadi kalau mengkritik hati-hati jangan asal mengkritik, tapi harus juga punya solusi,” ujarnya.

Beri Materi PKKMB, Sekda Kota Malang Bertutur Soal Kepemimpinan

Beri Materi PKKMB, Sekda Kota Malang Bertutur Soal Kepemimpinan

Di hadapan seribu lebih maba ITN Malang, ia menjelaskan prestasi-prestasi Kota Malang dalam berinovasi mempercantik daerah-daerah yang mula-mula kumuh dan terpinggirkan. Itu tidak lepas juga dari peran semua pihak khususnya perguruan tinggi di Malang. Seperti halnya peran serta ITN Malang dalam kesuksesan Kampung Tematik yang digelar beberapa waktu yang lalu.

“ITN Malang juga menjadi salah satu perguruan tinggi yang konsisten memberi kontribusi dalam perkembangan Kota Malang,” ungkapnya disambut tepuk sorai mahasiswa baru.

Seusai kegiatan, di hadapan media Wasto membeberkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar dari sisi akademis. Namun mahasiswa harus juga mendapatkan semua proses pengalaman dari generasi sebelumnya. Dengan begitu kesinambungan antara generasi akan terjalin. “Apa yang didapat secara teks book ini nantinya akan bisa mereka aplikasikan dalam masyarakat,” jelasnya.

Menurut Wasto, perguruan tinggi adalah aset bersama yang harus dikelola agar dampaknya bisa bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat. Karena tidak bisa dipungkiri kalau kontribusi, ide-ide cerdas dan inovasi-inovasi yang luar biasa sebagian besar dari kalangan akademisi. (mer/humas)