Bangun Komunikasi Program Studi dan Orang Tua, ITN Malang adakan Parent Gathering

Tidak hanya mengenalkan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru yang dikemas dalam PKKMB, namun ITN Malang juga aktif membangun komunikasi dengan orang tua mahasiswa baru dengan konsep parent gathering. Parent ghateringmasih satu rangkaian acara dengan proses penerimaan mahasiswa baru oleh fakultas dan prodi yang digelar di masing-masing fakultas, Sabtu (16/9). Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) di Kampus I, sedang Fakultas Teknologi industri (FTI) di Kampus II.

 

Orang tua mahasiswa baru Teknik Sipil disambut dan diterima oleh Kepala Prodi Teknik Sipil, Ir. Agus Santoso, MT., di Ruang Serbaguna Hidrolika Kampus I ITN Malang. Ka Prodi memaparkan, tujuan parent gathering selain membangun komunikasi dengan orang tua juga memberikan informasi kegiatan mahasiswa selama kuliah di ITN Malang. “Disini kami jelaskan semua hal yang berkaitan dengan sistem informasi akademik, mulai masa studi, praktikum sampai biaya-biaya selama kuliah di ITN. Masing-masing orang tua juga kami (ITN Malang, Red) berikan pasword Siakad (Sistem Informasi Akademik),” terangnya saat ditemui di ruangannya.

 

Dengan pasword tersebut maka menurut Agus orang tua bisa mengontrol perkembangan perkuliahan anaknya dari rumah. Untuk mempermudah pembayaran dijelaskan juga pembayaran dengan sistem virtual account, sistem ini sekaligus meminimalkan peluang berbohong pada orang tua. “Khawatirnya anak sering meminta uang ke orang tua tapi tidak dibayarkan. Maka dengan virtual account orang tua bisa langsung mentransfer uang pembayaran ke rekening. Orang tua sendiri nantinya bisa mengecek keuangan di Siakad,” harapnya.

 

“Kami berharap orang tua sama-sama ikut memantau perkembangan anaknya. Pendidikan tidak hanya dari dalam kampus tapi juga di luar kampus. Kalau sudah di luar kampus sulit untuk mengontrol. Kami juga berharap adanya komunikasi harmonis antara orang tua dan mahasiswa. Sesekali orang tua perlu menjenguk anaknya di kosan atau anak perlu diminta untuk pulang. Ini demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, orang tua bisa memantau secara akademik dan fisik,” jabarnya.

 

Kegiatan parent ghatering mendapat sambutan positif dari orang tua, terbukti enam puluh persen orang tua yang hadir banyak berasal dari luar jawa. Mereka jauh-jauh datang untuk mendapat informasi langsung dari prodi. “Semisal orang tua kesulitan dengan anaknya atau membutuhkan informasi bisa langsung menghubungi program studi atau langsung ke ponsel saya juga boleh,” sarannya. (mer/humas)