Amri Mahardika Pujana Raih Perunggu dalam Kejuaraan Provinsi 2017 di Kediri 1 - Copy

Menghadapi Asian Games 2018 berbagai daerah mempersiapkan diri merekrut dan melatih atlit-atlitnya dalam berbagai kejuaraan. Tak terkecuali Kota Malang turut ambil bagian, salah satunya dalam cabang beladiri Taekwondo dengan mengikutsertakan atlitnya dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2017, di GOR Joyoboyo Kediri, 5-6 Oktober lalu.

Dari 30 atlit Kota Malang yang ikut bertanding terdapat Amri Mahardika Pujana mahasiswa ITN Malang yang berhasil menyabet medali perunggu di kelas U-54 Senior Putra. Berlaga dengan atlet Taekwondo dari 20 kabupaten dan kota se-Jatim membuat mahasiswa asli Kalimantan Tengah ini harus berhadapan dengan atlit pelatnas asal Lumajang. “Kejuaraan ini untuk merekrut atlit yang akan dikirim ke Asean Games nanti, makanya di sana kami bertemu dengan atlit-atlit nasional,” jelasnya saat berkunjung ke humas, Sabtu (14/10). 

Amri Mahardika Pujana Raih Perunggu dalam Kejuaraan Provinsi 2017 di Kediri 2

Amri Mahardika Pujana Raih Perunggu dalam Kejuaraan Provinsi 2017 di Kediri 

Saat berhadapan dengan atlit pelatnas tersebut ia akhirnya tumbang dan memperoleh medali perunggu. Akhirnya atlit pelatnas itu mendapat medali emas dan berhak menuju Asian Games, sedangkan perak diraih oleh atlit asal Kediri. Prestasi mahasiswa Geodesi ini sudah terasah sejak kecil. Berawal dari hobinya yang suka berkelahi maka oleh sang ayah Amri kecil dimasukkan dalam ekstra Taekwondo. Dari hobinya beladiri tersebut ia pernah meraih emas dan perak. “Medali emas saya waktu ikut kejuaraan tingkat provinsi tahun 2009,” katanya.

Ia mengaku, hanya sebulan untuk mempersiapkan diri di kejuaraan provinsi. Selain persiapan fisik seperti latihan beban, lari, dan sparring, ia juga ketat menjaga asupan makanan. “Makanan pedas dan es dikurangi, apalagi merokok harus dihindari. Kalau melanggar pantangan biasanya kekuatan fisik akan menurun,” ungkapnya.

Meskipun masih semester lima tapi Amri sudah dipercaya teman-temanya di UKM Taekwondo untuk menjadi pelatih. Saat ini ia bersama teman-temannya sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti kejuaraan mahasiswa tingkat nasional di Jakarta Desember mendatang.

Kami akan menurunkan semua personil. Persiapannya seperti biasa hanya latihan perlu ditambah. Biasanya seminggu sekali menjadi lima kali semingguKami juga sesekali latihan bersama di kampus lain. Biasanya di Brawijaya,” tutupnya. (mer/humas)