Peringati Hari Kesehatan Nasional, 100 Lansia Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Suasana di balai Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang berasa berbeda pada Sabtu-Minggu, 18-19 November 2017 yang lalu. Sekitar 100 warga usia lansia berkumpul untuk mengikuti cek kesehatan gratis yang diadakan oleh KSR ITN Malang. Kegiatan ini merupakan rangkaian agenda dari bakti sosial yang diadakan bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang jatuh tiap tanggal 12 November, sekaligus untuk memperingati dies natalis KSR ITN Malang ke-29.

“Kami kerjasama dengan dokter RS Saiful Anwar untuk cek kesehatan gratis dan dibantu mahasiswa praktek,” terang Kuswo Wibowo Ketua KSR ITN Malang saat ditemui di kantor humas, Rabu (21/11).

Warga Desa Petungsewu yang kebanyakan lansia ini terlihat begitu antusias dan senang mengikuti cek kesehatan gratis tersebut. Pasalnya selain bisa mengecek kondisi asam urat, tekanan darah, dan gula darah, mereka juga mendapat satu paket sembako.

“Kami sediakan 120 pack sembako untuk membantu mereka, isinya ada beras, minyak goreng, gula pasir, dan mie instan. Berhubung yang mengikuti cek kesehatan hanya 100 orang maka sisanya kami door to door bagi lansia yang tidak bisa datang,” tambah Kusno biasa disapa.

Menurut mahasiswa Teknik Elektro S-1 ini, ada beberapa rangkaian acara dalam bakti sosial seperti, cek kesehatan gratis, sosialisasi kesehatan ke siswa SD, dan untuk karang taruna ada pelatihan pembuatan kompos serta kerja bakti. “Ini juga sebagai momentum untuk menggaungkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) agar dapat melakukan perilaku hidup sehat dan mencegah berbagai ancaman penyakit,” tuturnya.

Peringati Hari Kesehatan Nasional, 100 Lansia Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Peringati Hari Kesehatan Nasional, 100 Lansia Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Ardilla Sary koordinator kegiatan KSR ITN Malang menerangkan, sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga diberikan ke siswa SDN 02 Petungsewu. Ada tujuh perilaku seperti, mencuci tangan dengan air bersih dan menggunakan sabun, menggosok gigi yang benar, menjaga dan memotong kuku tangan dan kaki, rajin minum air putih, mengkonsumsi makanan sehat, membuang sampah pada tempatnya serta tidak merokok.

“Perilaku ini harus dibiasakan sejak dini sehingga nantinya bisa terbawa sampai dewasa. Harapnya perilaku bisa diaplikasikan dalam keluarga dan masyarakat,” terang mahasiswi asli Medan ini. Untuk itu KSR ITN Malang juga menggandeng PMR SMKN 3 Malang dalam sosialisasi tersebut. Dan untuk menghibur dan mengasah kepekaan siswa, KSR juga bekerjasama dengan sanggar Blitz untuk mengisi kelas inspirasi.

Sebagai upaya meningkatkan kreativitas dan inovasi para memuda, maka pada hari Minggu diadakan pelatihan pembuatan kompos dan cara pertolongan pertama pada kecelakaan bagi karang taruna Desa Petungsewu. “Untuk pembuatan kompos kami bekerjasama dengan dosen Teknik Sipil ITN ibu Sriliani Surbakti, ST., MT., dan sebagai penutup kegiatan kami dan warga mengadakan kerja bakti bersama,” pungkas mahasiswi Teknik Geodesi ini yang berharap UKM di ITN Malang bisa saling bersinergi dalam upaya pengabdian kepada masyarakat. (mer/humas)