Mahasiswa ITN Malang dan Mahasiswa PT se-Malang Galang Dana Korban Banjir Pacitan

Terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di Pacitan akhir November yang lalu menguggah kepedulian mahasiswa se-Malang. ITN Malang bersama dengan Unmer, UM, UB, UMM, Unisma, ABM, dan beberapa perguruan tinggi lainnya bergabung dalam komunitas mahasiswa peduli bencana untuk Pacitan. Mereka mengadakan penggalangan dana di perempatan jalan Dieng dan perempatan jalan Galunggung, Selasa (2/12).

Bantuan yang terkumpul berupa uang, pakaian layak pakai dan sembako nantinya akan dikumpulkan bersama komunitas yang lain dan akan disalurkan ke korban bencana di Pacitan. Selain mahasiswa ditempat yang sama juga ikut bergabung aremania dan aremanita untuk menggalang dana. Dilengkapi dengan bass drum dan tamtam para arek-arek Malang ini bernyanyi menggugah kesadaran para pengguna jalan.

Aladin Eko Purkuncoro, ST.,MT., dosen ITN Malang yang sempat bergabung bersama aksi mahasiswa menuturkan, sebagai makhluk sosial manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Semua manusia bersaudara dengan tidak memandang ras dan politik, dimana bila ada yang sakit maka yang lain juga akan ikut merasakan sakit.

“Gerakan dan bukti nyata seperti ini saya paling suka. Mereka (mahasiswa, Red) tidak banyak bicara tapi langsung bertindak. Kita semua punya jiwa sosial social responsibility, hanya kadarnya yang berbeda – beda. Maka aksi sosial seperti ini sangat penting dan harus digalakkan,” katanya memberi support mahasiswa. (mer/humas)