Anggota FORTEI Regional VII Ikuti Pengelolaan Manuskrip Jurnal di ITN Malang

Pengelolaan manuskrip jurnal menjadi salah satu pembahasan yang hangat di workshop “Penguatan Jurnal”, di Kampus II Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Sabtu (24/2). Berawal dari kebutuhan 27 universitas yang mempunyai jurusan Teknik Elektro dalam mencari manuskrip atau artikel yang bisa dimasukkan ke dalam jurnal. Maka perlu dibuat wadah untuk mengelola manuskrip bersama. Hal tersebut disampaikan oleh Ir Wijono MT,.Ph.D., pemateri workashop “Penguatan Jurnal” hasil kerjasama antara Teknik Elektro S-1 ITN Malang dengan FORTEI Regional VII Jawa Timur.

Menurut Wijono, dari 27 universitas tersebut tercatat ada 12 jurnal. Selanjutnya untuk memfasilitasi kekurangan manuskrip maka perlu pengelolaan bersama. Oleh sebab itu diperlukan tim teknis pengelola. Jumlah anggota juga akan dibagi dalam kelompok-kelompok, sehingga akan memudahkan pendistribusian manuskrip ke masing-masing universitas.

“Tim ini nantinya akan membuat mekanisme format pengelolaan. Manuskrip jurnal kita kelompokkan sehingga mekanisme distribusi akan lebih mudah. Divisi jurnal juga mempunyai volunteer. Kalau bisa berjalan bagus maka kami bisa membantu men-share ke luar,” kata dosen Universitas Brawijaya ini.

Untuk pembagian level manuskrip, Wijono mengelompokkan dalam empat kelompok yakni, level 1 kelompok dosen, mahasiswa dan atau mahasiswa S-3 dan atau mahasiswa S-2; level 2 kelompok mahasiswa S-3, level 3 mahasiswa S-2, dan level 4 mahasiswa S-1.

Untuk mensukseskan hal tersebut maka perlu adanya sinergi antara lembaga, universitas, fakultas, jurusan, LPPM, FORTEI, pembimbing dan pihak lainnya. “Anggota nantinya bisa berkembang, karena merangsang anggota untuk menaikkan level jurnal-jurnalnya. Ini sudah menjadi keinginan dan tuntutan,” katanya di hadapan sekitar 50 dosen Teknik Elektro dari 28 perguruan tinggi PTN dan PTN se-Jawa Timur. (mer/humas)