Selang Dua Jam, 500 Pencari Kerja Serbu Aula ITN Malang

Bursa kerja yang digelar oleh Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang selama dua hari, Jumat-Sabtu (2-3/2) di aula Kampus I ITN Malang menarik animo pencari kerja. Ini terbukti dua jam selepas pembukaan pada pukul 10.00 WIB tercatat ada 500 lebih data pencari kerja yang melakukan registrasi ke panitia.

Sebelumnya, bursa kerja dibuka secara simbolis oleh Dr.Eng.Ir. I Made Wartana, MT., Wakil Rektor III ITN Malang. Dalam sabutannya wakil rektor yang akrab disapa Made ini menyampaikan bahwa bursa kerja selama ini selalu diadakan oleh ITN Malang tiap menjelang wisuda. Diikuti oleh sekitar 40 perusahaan diharapkan ITN Malang bisa memfasilitasi para pencari kerja untuk mendapatkan tempat yang cocok dalam berkarir.

“Perusahaan yang tergabung dalam bursa kerja ini sangat banyak, kurang lebih 40 perusahaan lokal dan nasional,” ujarnya.

Bahkan menurutnya ada beberapa perusahaan yang terpaksa ditolak karena keterbatasan ruangan aula. Hal ini terlihat dari tiap space di dalam aula terisi penuh dengan stand, bahkan sampai ada yang di atas panggung dan meluber ke aula C (ruang sisi selatan dari aula utama).

Made menambahkan, ITN Malang dalam meluluskan mahasiswa tidak hanya memperhatikan nilai IPK, namun juga memberikan kemampuan hard skill dan soft skill. “Ini yang dibutuhkan perusahaan, IPK bagus dan kemampuan hard skill yang diimbangi soft skill sesuai kompetensi dibidangnya,” lanjutnya.

Animo pencari kerja di bursa kerja ITN datang dari warga Malang dan dari berbagai daerah di Jawa Timur. Salah satunya Kevina alumni Universitas Brawijaya. Meskipun ia sudah bekerja di PT Daikin Applied Solutions Indonesia yang bertempat di Surabaya, Kevina menyempatkan datang ke bursa kerja ITN.

“Ingin mencari kerja yang lebih pas. Siapa tahu bisa ditempatkan di Malang, jadi dekat dengan rumah,” tutur alumni teknik yang baru lulus tahun 2017 kemarin. (mer/humas)