Bagaimana robot bisa menenangkan bayi ? Jawabannya bisa ditanyakan pada wisudawan terbaik Teknik Elektro S-1, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, pada wisuda ke-59 periode 1.

Adalah Robi Maeza yang menciptakan robot ayunan bayi. Ide ini berawal dari kebutuhan para orang tua dalam menenangkan dan meninabobok buah hati. Apalagi bagi para orang tua khususnya ibu yang sibuk bekerja namun harus menggendong anaknya. Belum lagi adanya tangis bayi saat malam hari yang merisaukan orang tua. “Alat ini untuk membantu meringankan pekerjaan orang tua dalam menenangkan dan mengasuh bayi mereka,” katanya.

Cara menenangkan bayi dengan robot ayunan bayi sangat mudah. Ayunan akan maju mundur dengan sendirinya saat bayi menangis atau bergerak. “Gerakan mengayun tersebut akan aktif secara otomatis ketika bayi menangis atau bergerak,” lanjut pria kelahiran Pasuruan ini.

Gerakan bayi akan terintegrasi dengan sensor suara, sensor suhu dan sensor gerak MPU 6050. Robi Maeza meletakkan sensor suara dibagian atas ayunan dan sensor gerak di bagian bawah ayunan.

Robot ayunan untuk bayi

Robot ayunan untuk bayi

Lebih lanjut ia menjelaskan, sensor suara akan bekerja saat bayi menangis sehingga ayunan bergerak. “Ketika bayi bergerak inilah maka ayunan akan berayun,” tambah pemilik IPK 3.64 ini.

Sedangkan sensor suhu akan menggerakkan kipas angin yang terpasang di sisi samping atas ayunan. Ketika ruangan mencapai suhu 28 derajat celsius maka sensor akan aktif dan memutar kipas angin untuk mendinginkan bayi. Sehingga bayi berasa nyaman dan orang tua tidak perlu kerepotan mendinginkan bayi. “Semakin panan suhu ruangan maka kipas angin akan terus bergerak,” lanjutnya.

Anak dari pasangan Rusli Tassan dan Sri haryati ini mendesain ayunan yang disesuaikan dengan bobot bayi. Untuk menstabilkan ayunan maka dia menggunakan metode fuzzy logic. Robot ayunan bayi ini sudah mengalami beberapa perbaikan, karena sebelumnya pernah diikutkan Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM) hingga mencapai tahap monev.

Bukan hal pertama bagi alumni SMKN 1 Grati ini berkutat dengan robot. Karena Robi juga aktif mengikuti komunitas robotik ITN Malang. Bahkan ia pernah menjadi ketua tim dan lolos Kontes Robot Indonesia Regional IV di UB tahun 2017 lalu. (mer/humas)