ITN Malang Fasilitasi Mahasiswa Menjadi Trainer

Siapa yang ingin sukses maka salah satu kuncinya harus bisa berbicara di depan orang banyak. Kemampuan public speaking atau berbicara di depan umum inilah yang harus dikuasai oleh seorang trainer yang ingin sukses. Oleh sebab itu Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang bekerjasama dengan PT Infosys BLU Jawa Timur membekali mahasiswa ITN sebagai trainer pelatihan Microsoft, Adobe dan Autodesk dengan berbagai kompetensi.

“Untuk menjadi seorang trainer maka mahasiswa juga dibekali pelatihan public speaking, materi leadership, dan menejemen. Selama dua bulan mereka akan digembleng menjadi trainer, dan setelah lulus akan mendapatkan sertifikat internasional tentu saja dengan di tes dahulu,” terang Umar Khadafi S.Pd, MCE, Dirut PT Infosys BLU perwakilan ICC (International Certification Center) Jawa Timur saat ditemui seusai menyampaikan materi public speaking di ruang ICC ITN Malang, Sabtu (7/4).

PT Infosys BLU sendiri merupakan sebuah perusahaan distributor yang bertanggung jawab untuk mengadakan ujian sertifikasi kompetensi dari tiga perusahaan besar yaitu Microsoft, Adobe dan Autodesk di Indonesia, yang juga mitra “Certiport” (perusahaan yang fokus pada sertifikasi keahlian internasional yang berpusat di Amerika).

Materi yang tidak didapat di bangku kuliah ini mendapat respon positif dari mahasiswa yang hadir dari perwakilan jurusan. Terbukti ruang ICC ITN penuh sesak, bahkan ada yang rela duduk di lantai beralaskan karpet. Antusias mahasiswa juga diapresiasi oleh Khadafi pangilan akrab Umar Khadafi. Bersama-sama mereka membentuk ICC Club, sebagai wadah bagi mahasiswa yang berminat pada trainer serta pelatihan Microsoft, Adobe, dan Autodesk.

Khadafi mengatakan, meskipun nantinya mahasiswa sudah lulus ujian sertifikasi dan menjadi trainer, saat mereka melakukan proses pengajaran tetap akan didampingi oleh trainer yang sudah berpengalaman. Dari situ bila ada proses pengajaran yang tidak sesuai maka oleh trainer senior akan dibantu dengan cara yang elegan. “Bisa dengan cara pengambilalihan, maupun kolaborasi dalam pengajaran. Karena pengajaran paling efektik adalah ketika praktek langsung dan harus didampingi oleh senior,” katanya

ITN Malang Fasilitasi Mahasiswa Menjadi Trainer

ITN Malang Fasilitasi Mahasiswa Menjadi Trainer

Trainer-trainer inilah yang nantinya dipersiapan untuk mentraining mahasiswa lain yang belum memiliki sertifikasi internasional serta bisa juga untuk menjadi trainer di sekolah-sekolah. Mengingat banyaknya sekolah SMA/SMK di Malang bahkan di Indonesia yang bertahap sadar akan pentingnya sertifikat bertaraf internasional. Kedepannya semua mahasiswa ITN Malang juga haruskan mengikuti pelatihan dan memiliki sertifikat serstandar internasional. Trainer-trainer ini nanti yang akan membantu.

“Sertifikasi internasional sebagai syarat SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) dan poin paling tinggi adalah sertifikasi internasional. Dengan adanya trainer-trainer baru dari mahasiswa ITN Malang maka tidak menutup kemungkinan ICC ITN Malang akan berkembang menjadi lembaga sendiri kelak dikemudian hari,” ungkap Khadafi.

Sedangkan sertifikat yang akan diperoleh oleh user yang mengikuti pelatihan di ICC ITN Malang ada dua. Yakni akan diberikan langsung oleh ICC ITN dengan tanda tangan rektor, dan sertifikasi internasional yang akan dikeluarkan langsung oleh perusahaan internasional. Caranya mereka akan diberikan account sehingga sertifikat bisa dikirim dari luar negeri. Misalnya pelatihan dan tes microsoft maka sertifikat akan langsung dikirim dari microsoft Amerika. “Secara resmi sertifikat by email sudah layak dan sah. Tinggal dilihat serta dicek dari serial numbernya bisa lewat online,”

Menurut Khadafi, keistimewaan dari pelatihan bagi mahasiswa yang mengikuti secara konsisten dan intensif akan memiliki keahlian setandarisasi HRD di seluruh Indonesia. Jadi memudahkan dalam memperoleh pekerjaan yang sesuai. Keistimewaan lainnya adalah bagi mahasiswa yang yang tergabung dalam ICC Club dan menjadi trainer akan ada reward. “Rewardnya bermacam-macam, seperti uang, penghargaan dari Rektor, sampai promosi,” pungkasnya.(mer/humas)