Gus Zain, Pengasun Pompes Az-Zainy Ajak ITN Malang Menata Hati

Turut hadir pada halalbihalal keluarga besar Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, KH. Zaini Baik, pengasuh Pondok Pesantren Az-Zainy Tumpang, Kabupatan Malang. Kehadiran Gus Zain, sapaan akrab KH. Zaini Baik, memberikan kesan tersendiri bagi para hadirin. Dengan gaya ceramahnya yang lugas dan sesekali melucu membuat hadirin tertawa lepas, dan mengangguk, tanda mengiyakan apa yang disampaikan. Gus Zain menyampaikan beberapa hal terkait pentingnya menjaga kebersamaan dalam suatu lembaga.

Menurut pengasuh Pondok Pesantren & Rehabilitasi Mental tersebut ITN Malang merupakan sebuah kampus yang sudah lengkap. Para ahli yang menguasai teknologi diberbagai bidang ada di kampus biru ITN, kampusnya juga sudah terkenal ke berbagai penjuru tanah air bahkan ke manca negara. Maka menurutnya sekarang yang perlu adalah menata. “Dan menata yang paling berat adalah menata hati, semuanya akan ditentukan dari hati kita,” tuturnya.

Betapa pentingnya hati ini, Gus Zain menceritakan kisah seorang ulama Mbah Kholil Bangkalan. Suatu hari ada orang datang menceritakan sapinya hilang, dan dia berharap meminta sesuatu agar sapinya dapat ditemukan kembali. Orang ini, oleh Mbah Kholil malah disuruh makan sebanyak mungkin, hingga setelah pulang dia mempunyai keinginan untuk buang hajat.

Gus Zain, Pengasun Pompes Az-Zainy Ajak ITN Malang Menata Hati

Gus Zain, Pengasun Pompes Az-Zainy Ajak ITN Malang Menata Hati

Singkat cerita, dia akhirnya pergi ke suangai untuk buang hajat. Dan ternyata sapinya ketemu di situ, rupanya sapinya yang dicuri akan dijual melalui sungai dengan dinaikkan perahu. “Inilah kekuatan hati, dan itu tidak mudah,” kata dia.

Di akhir pembicaraannya, Gus Zain tidak lupa mengingatkan agar kebersamaan perlu ditingkatkan dari atas sampai bawah. Kuncinya tidak boleh sombong pasti akan besar universitasnya. “Kalau mau sukses maka bersihkan hati. Dan jangan lupa tidak ada yang akan merubah takdir kecuali doa. Dan saya doakan semoga ITN Malang jumlah mahasiswanya semakin banyak,” doa Gus Zain disambut amin semua yang hadir. (her/mer)