Dukung Zero Accident, HMTL D-3 Gelar Kuliah Tamu K-3 Kelistrikan

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K-3) merupakan salah satu sarana dalam memberikan perlindungan bagi pekerja, perusahaan, lingkungan kerja dan masyarakat sekitar. Pentingnya K-3 inilah yang mendorong Himpunan Mahasiswa Teknik Listrik (HMTL) D-3 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menggelar kuliah tamu K-3 Kelistrikan, di ruang Amphi gedung Elektro kampus II ITN Malang beberapa waktu yang lalu. Dengan program K-3 maka diharapkan dapat mendukung ‘zero accident’ pada pelaksanaan kerja di bidang kelistrikan.

Menurut Romadhon Muhammad, Ketua HMTL D-3, kegiatan kuliah tamu ini diikuti 45 mahasiswa dan mengundang pemateri Stefanus Septian Dicky Putra Pratama dari PJK3 (Perusahaan Jasa K3) Elektrikal Malang. “Kami sengaja mengundang pemateri khusus dari PJK3 Elektrikal Malang yang memang fokus pada kelistrikan. Dan beliau juga merupakan alumni Teknik Listrik D-3 ITN,” tuturnya saat ditemui di ruang humas, Jumat (20/7/18).

Dengan kuliah tamu ini, 45 mahasiswa Teknik Listrik D-3 akan lebih paham dalam bidang kerja, sekaligus paham akan keselamatan dan kesehatan kerja. Masih menurut Dhoni biasa disapa, pemateri juga memberikan pandangan bahwa mahasiswa harus memiliki sertifikasi K-3 yang difokuskan pada bidang tertentu. “K-3 ‘kan’ jenisnya banyak, ada K-3 umum, kelistrikan, dan lain sebagainya. Jadi dalam kuliah tamu pemateri juga memberi pandangan sertifikasi K-3 apa yang mesti kami ambil,” lanjut mahasiswa semester lima ini.

K-3 yang difokuskan dalam bidang tertentu sangat penting menurut Dhoni. Seperti halnya K-3 dalam bidang kelistrikan. Saat bekerja misalnya dalam pemasangan listrik maka yang peralatan yang perlu digunakan antara lain, body harness / safety belt, sarung tangan, kacamata, helm, safety vest, dan sebagainya. “Karena tidak mungkin kami yang bergelut di kelistrikan akan mengambil sertifikasi K-3 umum. Prosedurnya bagaimana-kan sudah berbeda,” kata mahasiswa asli Nganjuk tersebut. (mer/humas)