Surat Al Alaq Hantarkan Mahasiswa ITN Malang Raih Juara II Lomba Kaligrafi MTQ Mahasiswa Regional

Surat Al Alaq ayat 1-5 mengantarkan Muhammad Alawiy Alqaws, mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang meraih juara II dalam Musabaqah Khaththil Qur’an MTQ Mahasiswa Regional Jatim V (MTQM-R Jatim) Tahun 2018 yang diselenggarakan di Universitas Jember, Sabtu-Senin, 11-13 Agustus 2018 yang lalu. Keindahan seni lukis kaligrafi mahasiswa arsitektur ini bersaing dengan sekitar 20 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur. “Lomba kaligrafi dipisah antara putra dan putri. Khusus kaligrafi putra saya bersaing dengan sekitar 20 peserta, kalau total dengan putri semua ada 47 peserta,” kata Alawiy akrab disapa.

Terbagi dalam dua babak, penyisihan dan final, Alawiy dan peserta lainnya harus menyelesaikan kaligrafi dalam waktu 8 jam. Pada babak penyisihan harus menulis surat Al Hashr ayat 10, sedangkan finalnya harus menyelesaikan ayat 1-5 surat Al Alaq. Waktu 8 jam menjadi berat tatkala mahasiswa semester 5 ini harus mengkombinasikan antara tulisan, dekorasi, dan kebersihan.

“Yang paling berat di tulisan, karena menulis arab, bentuk dan jumlahnya harus benar. Padahal perlu mengkombinasikan gaya tulisan khath seperti yang tertuang di kaligrafi, yakni nashi, rik’ah, diwani, diwani jali, dan tsuluts yang paling sulit, karena aturannya lebih kompleks dan ribet,” jabarnya saat ditemui di ruang humas, Rabu (15/8/18).

Beralas triplek ukuran 120 x 80 cm dan menggunakan cat warna, kaligrafi Alawiy begitu rapi dan indah. Ketertarikan dan ketekunannya melukis kaligrafi telah terasah sejak dibangku SMA di Pondok Gontor. Selepas dari pondok ia kemudian belajar kaligrafi kepada Bapak Samsul guru SMAN Tempeh Lumajang. “Kalau latihan ya perlu bimbingan, sudah kurang lebih tiga tahun saya belajar kaligrafi,” katanya yang juga asli Lumajang.

 

Surat Al Alaq Hantarkan Mahasiswa ITN Malang Raih Juara II Lomba Kaligrafi MTQ Mahasiswa Regional

Surat Al Alaq Hantarkan Mahasiswa ITN Malang Raih Juara II Lomba Kaligrafi MTQ Mahasiswa Regional

 

Mahasiswa Teknik Arsitektur pernah juara II lomba mural Malang City Ekspo 2017 ini mengaku lawan-lawannya sangat berat. “Lawan-lawannya cukup berat, ada dari Unisma, UM, UB, dan banyak lagi yang mayoritas sudah mempunyai tim khusus untuk MTQ,” katanya.

Namun rasa berat dan capeknya terbayar sudah setelah berhasil menjadi juara II lomba kaligrafi MTQM-R. Sedangkan untuk juara I diraih oleh Universitas Islam Malang (Unisma) dan juara III dari Universitas Brawijaya (UB). “Capeknya hilang kalau karya kita mendapat apresiasi. Ini juga bermanfaat bagi orang lain, kita saja membaca Al Qur’an berpahala apa lagi orang lain juga ikut membaca,” jelas anak kedua dari tiga bersaudara ini, sebab membuat karya seni membutuhkan waktu dan ide. (me/humas)