Taty Supartiyah: Pengangkatan Jabatan Dosen Berdasarkan Profesionalisme

Pengelolaan jabatan fungsional akademik yang baik menjadi salah satu keberlangsungan tenaga kependidikan di suatu perguruan tinggi. Untuk itulah Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menyelenggarakan sosialisasi “Pengusulan Jabatan Fungsional Akademik Dosen”, pada akhir Agustus 2018 lalu, dengan menghadirkan Taty Supartiyah SH., Kepala Bagian Jabatan Fungsional Biro SDM Kemenristekdikti.

Taty menyatakan, pengusulan jabatan fungsional akademik dosen dilakukan sesuai ketentuan SiJaGo (Sistem Informasi Jafa Go Online). “Pengangkatan jabatan dilakukan berdasarkan profesionalisme sesuai kompetensi, jenjang jabatan, jenjang pangkat, prestasi kerja, dan beberapa syarat objektif lainnya,” ujar Taty pada hari pertama sosialisasi.

Namun dalam penerapannya, kepegawaian sebagai pengelola menemukan beberapa kendala teknis karena adanya perubahan peraturan yang belum dipahami secara merata. Untuk itu sosialisasi perlu diadakan untuk mengurai perbedaan pemahaman, baik dalam pengimplementasian, mutasi pejabat dah hal-hal lainnya di bidang kepegawaian.

Adapun peraturan mengenai pengusulan jabatan tersebut antara lain, Permen PAN dan RB nomor 17 tahun 2013 tentang Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya, Permen PAN dan RB nomor 46 tahun 2013 tentang Perubahan atas Permen PAN dan RB nomor 17 tahun 2013, Peraturan Bersama Mendikbud dan Ketua BKN nomor 4/VIII/PB/2014 dan nomor 24 tahun 2014 tentang Ketentuan Pelaksanaan Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya, Permendikbud nomor 92 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan PAK Jabatan Fungsional Dosen serta Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit Kenaikan Pangkat/Jabatan Akademik Dosen Tahun 2014 masih berlaku. (mer/humas)