Layaknya Upacara Kenegaraan, Rektor ITN Malang Naik Willis Buka PKKMB 2018

Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, berbeda dari biasanya. Ini terlihat setelah detik-detik Rektor Dr.Ir. Lalu Mulyadi, MT., memasuki tempat upacara dengan mengendarai mobil Jeep Willys, Kamis (13/9/18). Acara yang digelar di lapangan rektorat kampus I tersebut mirip dengan upacara kenegaraan. Rektor disambut dengan penghormatan dari para calon mahasiswa baru (maba) berseragam putih hitam. Baru setelah secara simbolis rektor memakaikan jas almamater ke perwakilan maba, maka calon maba serentak memakai jas almamater berwarna biru sebagai simbol diterimanya mereka sebagai mahasiswa baru.

Selama PKKMB 1.099 mahasiswa baru akan mengikuti kegiatan ceramah, diskusi, dan kerja kelompok untuk membentuk kekompakan tim. Di hari pertama PKKMB mereka akan mendapatkan materi tentang bidang akademik, layanan mahasiswa, perpustakaan dan lab Bahasa Inggris, organisasi kegiatan kemahasiswaan, pengenalan nilai budaya, dan perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0. Kegiatan PKKMB ini direncakan berlangsung dua hari mulai hari Kamis-Jumat (13-14/9), dan Sabtu 15 September untuk pengenalan program studi. Sedangkan tanggal 16-17 pembentukan karakter building, semua maba akan mengikuti materi bela negara di Rindam V Brawijaya.

Rektor ITN Malang, Dr.Ir. Lalu Mulyadi, MT., dalam sambutannya mengajak mahasiswa baru untuk ikrar “Aku datang, Aku belajar, Aku berhasil, I love ITN Malang”. Ada makna khusus dalam ikrar tersebut. Menurut rektor, mahasiswa datang dari berbagai daerah dengan keihlasan tanpa beban, dengan niat belajar sunguh-sungguh untuk diri sendiri, keluarga dan negara serta keberhasilan didasarkan atas dasar kesunguhan. “I love ITN Malang akan mengenang ITN sebagai almamater yang terus melekat di hati sampai kapanpun,” terangnya, berharap mahasiswa selalu komitmen menjalankan studi dengan prestasi dan tepat waktu.

Selama ini lanjut rektor, ITN Malang berupaya untuk mempertankan kepercayaan masyarakat dan pemerintah dengan terus berkembang dan berinovasi. Ini dibuktikan dengan posisi ITN sebagai kampus institut teknologi swasta nomor satu se-Indonesia, dan nomor empat kategori PTS-PTN setelah IPB, ITB dan ITS yang notabene adalah kampus negeri. “Mari sama-sama mempertahankan peringkat ITN Malang tetap menjadi institut teknologi nomor pertama di Indonesia,” ajak rektor.

 

Layaknya Upacara Kenegaraan, Rektor ITN Malang Naik Willis Buka PKKMB 2018

Layaknya Upacara Kenegaraan, Rektor ITN Malang Naik Willis Buka PKKMB 2018

 

Menurut rektor ada beberapa program yang harus diikuti oleh mahasiswa baru saat PKKMB. Seluruh maba tanpa terkecuali harus mengikuti tes urin. Ini bertujuan untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa. “Tidak perlu takut, nanti kalau ada indikasi mengarah ke sana akan kami bantu rehabilitasi sampai sembuh,” ujarnya.

Sedangkan di dalam PKKMB ini rektor menyampaikan ada tiga aspek materi yang dikenalkan yakni, penguatan akademis agar proses pembelajaran tepat waktu, keterampilan dan kreatifitas mahasiswa, serta soft skill yang mana perilaku positif dibentuk agar terhindar dari pengaruh buruk. (mer/humas)