BNN Kota Malang Apresiasi Cara ITN Malang Tanggulangi Penyalahgunaan Narkoba

Penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan perguruan tinggi mendapat perhatian serius dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang. Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang sebagai basis mahasiswa teknik turut mendukung upaya BNN. Tahun 2017 yang lalu dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ITN Malang bersinergi dengan BNN Kota Malang mendeklarasikan anti narkoba, sosialisasi bahaya narkoba dan tes urine bagi mahasiswa baru. Tahun 2018 ITN Malang mulai melebarkan dukungannya dengan melakukan pemilihan duta anti narkoba.

Rangkaian acara pengenalan duta anti narkoba, ikrar anti narkoba, dan pelepasan balon yang tertuliskan pesan bahaya narkoba mendapat apresiasi dari AKBP Ir Bambang Sugiharto, M.Si, Kepala BNN Kota Malang. “Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada ITN Malang dengan prosesi yang lengkap dan menyentuh. Selayaknya kampus-kampus yang lain bisa melakukan hal yang sama,” ujarnya, Jumat (14/9/18).

 

BNN Kota Malang Apresiasi Cara ITN Malang Tanggulangi Penyalahgunaan Narkoba

BNN Kota Malang Apresiasi Cara ITN Malang Tanggulangi Penyalahgunaan Narkoba

 

Menurut Bambang, data secara nasional menunjukkan penggunaan narkotika paling tinggi di kalangan mahasiswa adalah mahasiswa berlatar belakang keteknikan. Hal ini karena tuntutan pekerjaan yang cukup berat hingga dikerjakan larut malam. Keadaan ini dimanfaatkan oleh para sindikat narkoba dengan menawarkan kepada mahasiswa dengan dalih, seperti sebagai doping, obat herbal maupun vitamin.

“Maka saya hadir di tengah-tengah mahasiswa ITN Malang. Jangan sampai setelah mereka selesai kuliah, menyandang predikat sarjana, dan mempunyai uang banyak pengenya berpetuangan, kemudian berdalih pekerjaan berat butuh relaksasi dan mengkonsumsi obat terlarang. Saya menghimpau kepada mahasiswa untuk selalu wasapada terhadap modus jenis-jenis narkoba yang makin hari makin bertransformasi bentuknya,” tegasnya. (mer/humas)