Dosen India Beri Kuliah Tamu Teknologi Smart Grid And Smart City Aplications On Power System di ITN Malang

Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mendapat kunjungan dari Dr. L. Ashok Kumar, Professor and Associate HoD Departement of Electrical & Electronics Engineering, PSG Collage of Technology Coimbatore, New Delhi, India, Senin (08/10/18). Ashok Kumar memberikan kuliah tamu di hadapan 120 mahasiswa tentang ‘Smart Grid and Smart City Aplications on Power System’, di kampus II ITN Malang, Senin (08/10/18). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Kolaborasi Riset Asia-India yang sebelumnya diadakan di PSG Collage of Technology (14 Agustus – 3 September 2018) dan dihadiri oleh Wakil Rektor III, Dr.Eng.Ir. I Made Wartana MT., sebagai delegasi dari ITN Malang sekaligus mewakili Indonesia.

“Bulan lalu saya sudah melakukan kunjungan dan memberikan kuliah tamu kepada mahasiswa PSG Collage. Sekarang giliran Dr. L. Ashok Kumar menyampaikan materinya kepada mahasiswa ITN Malang,” ungkap Made dalam sambutannya.

Dr. Ashok Kumar dosen PSG Collage, menjelaskan tentang keunggulan Smart Grid and Smart City Application and Power Sytem. Menurutnya, butuh beberapa langkah untuk melakukan konfensi dari traditional power grid to smart grid. Jaringan listrik tradisional umumnya digunakan untuk membawa daya dari beberapa generator pusat ke sejumlah besar pengguna atau pelanggan

“Selama ini, penggunaan energi listrik yang biasa kita pakai hanya berlaku satu arah dan terpusat/one way communication. Di Indonesia suplai listrik hanya didapat dari pembangkit listrik negara (PLN-red) yang disambungkan ke masing-masing rumah,” ujar Dr. Ashok biasa disapa.

 

Dosen India Beri Kuliah Tamu Teknologi Smart Grid And Smart City Aplications On Power System di ITN Malang

Dosen India Beri Kuliah Tamu Teknologi Smart Grid And Smart City Aplications On Power System di ITN Malang

 

Dr. Ashok menambahkan, dalam konsep renewable energy, pengelolaan listrik dapat berjalan dua arah dimana pemilik rumah bisa mengontrol sendiri penggunaan energi listrik melalui teknologi smart grid. “Smart grid dapat kita katakan sebagai jaringan listrik pintar yang dapat mengakomodir semua elemen, baik dari pihak pengguna, tenaga pembangkit, hingga akhirnya sampai ke konsumen,” imbuhnya.

Tujuan utama dari teknologi smart grid ini dapat memudahkan penggunaan listrik agar lebih efisien, ekonomis, ramah lingkungan, dan supply listrik lebih aman, terjamin/berkelanjutan. Sementara, konsep kota cerdas (smart city) merupakan media alternatif tatanan kota untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi secara cepat dan tepat. (mus/itnmalangnews.com/me/humas)