Raih Dua Silver Motivasi Paduan Suara Mahasiswa ITN Malang Tingkatkan Performa

Paduan Suara Mahasiswa “Vox Coeleistis Choir” (VCC), Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang bersaing dengan 22 tim nasional di ajang Festival Paduan Suara Gita Buana Soedirman III (FPS GBS III) 2018, yang diselenggarakan di Universitas Sudirman, Purwokerto, pada 6-9 Oktober 2018 yang lalu. Mereka berhasil meraih dua medali silver dalam dua kategori yang diikuti.

VCC ITN mengikuti kategori Paduan Suara Dewasa dan Lagu Rakyat dari empat kategori yang dilombakan. ‘My delisht and thy delight’ menjadi lagu pilihan untuk kategori dewasa, sedangkan kategori rakyat mereka menyanyikan lagu Bubui Bulan dan lagu Pasigin dari Pilipina.

Baiq Husnul Khotimah ketua VCC mengatakan, kategori lagu dewasa kali ini VCC meraih nilai 7.67 sedangkan lagu rakyat mencapai 79.925. Padahal menurutnya untuk mendapatkan medali emas perlu nilai minimal 8. “Tim VCC disebut terakhir yang mendapatkan medali silver, setelah itu baru disebut untuk yang mendapatkan medali emas. Benar-benar menegangkan saat-saat itu,” ujarnya saat ditemui humas ITN beberapa waktu yang lalu.

Lebih jauh Baiq biasa disapa mengungkapkan, VCC memang menargetkan medali emas untuk kompetisi ini, namun selisih nilai tipis antara medali silver dan gold menjadi penyemangat bagi tim VCC untuk lebih baik lagi di tahun-tahun selanjutnya. “Nilai dan performa tim lebih baik dari bulan kemarin saat kompetisi di Kota Malang. Selanjutnya kami harus lebih fokus pada proyeksi suara, karena sebelumnya masih terfokus pada organisai internal,” ungkapnya.

Persiapan 6-7 bulan berlatih untuk menuju kompetisi ini bukanlah waktu yang singkat. Menurut mahasiswi asal Kalimantan Timur ini inst0ensitas untuk mendatangkan pelatih dari luar perlu ditingkatkan. Upaya ini dilakukan agar anggota tim mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman. “Sebenarnya sudah kami lakukan mendatangkan pelatih dari Surabaya yang terbiasa menjadi juri kompetisi paduan suara. Nanti bisa lebih diseringkan lagi, karena kemarin hanya tiga kali dibantu pelatih dari luar dan perubahannya sangat bagus pada tim. Meski konduktornya berbeda dalam proses berlatihnya, tapi intinya sama, sama-sama memperbaiki kualitas suara,” kata mahasiswi Teknik Sipil ini.

 

Raih Dua Silver Motivasi Paduan Suara Mahasiswa ITN Malang Tingkatkan Performa

Raih Dua Silver Motivasi Paduan Suara Mahasiswa ITN Malang Tingkatkan Performa

 

Hal ini disetujui oleh Ir. Eding Iskak Imananto, MT., dosen pendamping VCC ITN. Ia berharap tim VCC ITN Malang selalu meningkatkan prestasinya, karenanya itu porsi latihan juga perlu lebih ditingkatkan lagi. Bahkan tidak hanya saat menghadapi even lomba saja mendatangkan pelatih tamu. “Saya berharap dari paduan suara bisa menghasilkan prestasi terbaiknya. Untuk itu tidak hanya latihan rutin saja namun juga harus punya rasa memiliki kepada VCC, dengan begitu anggota akan bekerjasama memajukan paduan suatu ITN. Selama inipun institusi selalu men-support untuk kemajuan UKM,” kata dosen asli Lumajang ini. (mer/humas)