Pasang Kontruksi Paling Sulit, Dosen ITN Malang Bocorkan Desain Kapel

Kuda-kuda kapel Santo Thomas Aquinas Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang satu persatu dipasang menggunakan mobil crane. Pemasangan kuda-kuda atap inilah yang paling sulit sekaligus memiliki resiko paling tinggi. Selain kuda-kuda kapel berat, tinggi kontruksi bangunan serta kontur tanah yang menurun membuat teknisi harus ekstra hati-hati dalam pemasangan. Konstruksi kuda-kuda sendiri merupakan penyangga utama pada struktur atap sekaligus dapat memberikan bentuk pada atap kapel.

”Pemasangan kuda-kuda ini di atas ketinggian 22 meter lebih, kalau total tinggi bangunan nantinya menjadi 30 meter. Ini proses tersulit (pemasangan kuda-kuda, Red), namun dipastikan akan berjalan lancar,” terang Ir. Andrianus Agus Santoso, MT., pembuat desain kapel, Jumat (11/1/18).

 

Pasang Kontruksi Paling Sulit, Dosen ITN Malang Bocorkan Desain Kapel

Pasang Kontruksi Paling Sulit, Dosen ITN Malang Bocorkan Desain Kapel

 

Dosen yang akrab disapa Agus ini mengungkapkan, kapel yang berdiri di tanah seluas 600 M2 ini nantinya memiliki kapasitas 400 jamaah. Didirikan dengan desain gaya kolonial semi modern, dengan teras di bagian atas di samping kanan kiri kapel. “Desainnya tetap menyesuaikan dengan kondisi (bangunan sekitar, Red) yang ada di ITN, sehingga bisa menyatu dengan ITN (lingkungan),” imbuh Agus.

Pembangunan kapel sendiri ditargetkan akan selesai pada bulan Agustus 2019 mendatang. Sedangkan pemanfaatannya selain untuk umat ITN Malang juga terbuka bagi warga sekitar ITN untuk beribadah di kapel.

Nanti masih menurut Agus, akan ada tambahan ruangan di bagian bawah/basement untuk kegiatan mahasiswa. “Kapel terbuka untuk umat Katolik dan Protestan, nanti pemanfaatannya akan diatur bersama,” pungkas Agus. (mer/humas)