Siswa SMA Islam Brawijaya Mojokerto Kunjungi ITN Malang

SMA Islam Brawijaya Mojokerto

Mengenalkan dunia perkuliahan kepada siswa, sehingga nantinya bisa menambah wawasan dan referensi dalam melanjutkan studi yang lebih tinggi, merupakan salah satu tujuan bertandangnya SMA Islam Brawijaya Mojokerto ke ITN Malang, Kamis (2/02). “Tahun depan harapan kami semoga alumni SMA Islam Brawijaya ada yang bisa kuliah di sini (ITN Malang, Red), dan semoga kami bisa bekerjasama dengan ITN dalam kegiatan yang sama,” harap Febrianto, Wakasek Bidang Kurikulum SMA Islam Brawijaya kala menyampaikan sambutannya.

Sedangkan Ir. Bambang Wedyantadji, MT., Ketua LPMB dalam menyampaikan, meskipun ITN merupakan kampus teknik, namun 40 persen mahasiswanya adalah perempuan. Tidak ada yang melarang siswa SMA masuk teknik meskipun itu tidak pas dengan jurusannya. Selama mereka mampu ITN Malang membuka seluas-luasnya siswa dari berbagai jurusan untuk mendaftar. Ada jalur beasiswa untuk masuk ITN. Salah satunya berdasar prestasi akademik dan bidik misi. “Mulai tahun 2013 ITN dipercaya pemerintah untuk mengelola mahasiswa bidik misi. Semua ketentuan sama persis dengan universitas negeri. Untuk tahun kemarin kami menerima 13 mahasiswa bidik misi, mudah-mudahan tahun ini bisa naik menjadi 25 orang,” tuturnya saat menerima 55 siswa dari jurusan IPA dan IPS SMA Islam Brawijaya Mojokerto di Ruang AMPHI Gedung Mesin Kampus II ITN Malang.

SMA yang kali pertama berkunjung ke ITN Malang ini antusias dalam bertanya mengenai seluk beluk ITN, baik mengenai jurusan yang dimiliki maupun visi misinya. “Untuk jurusan yang banyak dibutuhkan sebagai tenaga ahli adalah teknik elektro konsentrasi teknik listrik. Teknik sipil selama ini banyak saingannya di dunia kerja. Ada pilihan planologi kalau ingin menjadi PNS atau konsultan. ITN juga memiliki jurusan geodesi yang mana di Jawa Timur hanya ada di ITN dan ITS. Planologi dan geodesi kebutuhannya juga masih tinggi,” Ketua LPMB menjawab pertanyaan mahasiswa dan guru dengan sabar.

Setelah disambut oleh ketua LPMB di Ruang AMPHI, rombongan kemudian mengunjungi laboratorium teknik mesin. “Tahun kemarin sudah memberikan wacana dengan kunjungan ke universitas. Sekarang spesifik ke kuliah yang lebih nyata. Dengan kuliah di teknik harapannya setelah lulus mereka bisa membuka usaha sendiri,” terang Wakasek Bidang Kurikulum saat ditemui di sela-sela kunjungan ke laboratorium. (sar)

 690 total views,  1 views today

image_pdfimage_print
itn.ac.id - Powered by PUSTIK - NOC