ITN Peduli Menyisir Alun-Alun Kota Batu, Menggalang Dana Bagi Korban Bencana 3

Ramainya alun-alun Kota Batu malam hari menjadi target penggalangan dana dari aksi “ITN Peduli”. Aksi ini merupakan reaksi kepedulian dari mahasiswa ITN Malang terhadap musibah bencana alam yang berturut-turut menimpa beberapa daerah di Indonesia.

Puluhan mahasiswa dari gabungan mahasiswa berbagai jurusan yang ada di Kampus I ITN Malang menyisir alun-alun Kota Batu secara berkelompok, Sabtu malam (9/12). Mereka membawa kotak bertulisakan “ITN peduli, penggalangan dana korban bencana alam, Pacitan, Jogja dan Bali”.

“Kami sebagai mahasiswa tidak mungkin tinggal diam melihat kondisi bencana di Indonesia, apalagi dampak yang ditimbulkan besar sekali. Merenggut nyawa, materi, dan juga melumpuhkan perekonomian serta pelayanan publik,” terang  Bagus Dwi Wibowo koordinator kegiatan.

Menurut mahasiswa asli Malang ini, mereka sadar sekali bahwasannya sebagai makhluk sosial dalam kehidupan bermasyarakat manusia tidak bisa hidup sendiri namun membutuhkan satu sama lain. “Meskipun tidak seberapa yang kami himpun, namun kami ingin membantu meringankan beban mereka yang terkena dampak bencana,” katanya.

ITN Peduli Menyisir Alun-Alun Kota Batu, Menggalang Dana Bagi  Korban Bencana

ITN Peduli Menyisir Alun-Alun Kota Batu, Menggalang Dana Bagi Korban Bencana

Sebelumnya ITN Peduli sudah menggalang dana di internal Kampus I ITN mulai hari Rabu-Jumat (6-8) yang lalu. Selain penggalangan dana di jurusan masing-masing, mereka juga membuat posko di hall dan kantin. Sedangkan di eksternal kampus, ITN Peduli menggalang dana di alun-alun Kota Batu pada Sabtu malam (9/12) dan Minggu-nya (10/12) di car free day jalan Ijen Kota Malang.

“Karena kesibukan perkuliahan sengaja di alun-alun Kota Batu kami lakukan malam hari. Lagi pula alun-alun di malam hari merupakan puncaknya keramaian,” tuturnya.

ITN Peduli selain menerima sumbangan berupa uang juga menerima sumbangan berupa obat-obaran, sembako dan pakaian layak pakai. “Kami akan menyalurkan bantuin ini melewati PMI Kota Malang, secepatnya setelah semua dana dan barang terkumpul,” tutupnya.