SMK Brantas “Puas” belajar di Laboratorium CNC ITN Malang

SMK Brantas "Puas" belajar di Laboratorium CNC ITN Malang

Mesin frais CNC TU-3A menarik perhatian 32 siswa SMK Brantas Karangkates, Kabupaten Malang. Mereka dengan penuh perhatian menyimak penjelasan Joko Wahyudi, Laboran Laboratorium CNC, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Selasa (6/2).

Kunjungan SMK Brantas ke Kampus II ITN Malang merupakan kunjungan spesial bagi siswa jurusan Teknik Mesin. Pasalnya keinginan mereka untuk melihat pengoperasian mesin CNC secara langsung terpuaskan.

Menurut Yan Mucharomi, ST., guru pendamping SMK Brantas, bahwa kunjungan ke Lab CNC ITN Malang merupakan penunjang pembelajaran di sekolah. “Di sekolah ada pelajaran pemrograman CNC. Berhubung kami belum memiliki alatnya maka kunjungan ini untuk mengenalkan mesin CNC ke siswa,” terang guru sekaligus alumni ITN Malang angkatan 97 ini.

Hal senada diungkapkan oleh Sugiono, guru pendamping lainnya. Studi lapangan menjadi suatu hal yang penting. Tidak hanya menambah ilmu dan wawasan bagi siswa, namun siswa juga lebih bisa mengenal ITN Malang dari dekat.

“Anak-anak tertarik kalau diajak melihat, dijelaskan dan dilatih langsung daripada teori. Dan kami dari pihak sekolah berterimakasih dan senang sekali berkunjung ke ITN. Apa lagi ITN memfasilitasi semua. Kami dijemput dari sekolah dan diantar lagi nanti,” ungkap Sugiono.

Ia berharap kerjasama ITN dan SMK Brantas tidak hanya sebatas prakerin dan kunjungan. “Kami berharap selanjutnya bisa bekerjasama dalam pemanfaatan laboratorium. Minimal bisa mengenalkan sekaligus diperbolehkan praktek kecil-kecilan di lab ITN.”

SMK Brantas "Puas" belajar di Laboratorium CNC ITN Malang
SMK Brantas “Puas” belajar di Laboratorium CNC ITN Malang

Sebelumnya siswa SMK Brantas diterima langsung oleh Ir. Budi Fathony, MTA., Wakil Lembaga Penerimaan Mahasiswa Baru (LPMB), di ruang Amphi Gedung Mesin lt 2.

Budi Fathony membeberkan, bahwa kunjungan SMK Brantas ke ITN Malang merupakan tindak lanjut dari MoU antara ITN Malang dan SMK Brantas yang terjalin Januari lalu. Selain kunjungan dan pelatihan kerjasama ini juga berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru.

“Siswa yang nanti ingin melanjutkan pendidikan ke ITN tentunya akan mendapat keringanan tertentu, seperti bebas tes. Mereka juga diperkenankan untuk praktek kerja industri (Prakerin) di ITN,” tegasnya, sesaat sebelum menerima rombongan SMK Brantas. (mer/humas)

 623 total views,  3 views today

image_pdfimage_print
itn.ac.id - Powered by PUSTIK - NOC