26 Peserta Diuji Hafalan Al-Quran dalam Ajang Bergengsi ITN Islamic Festival

26 Peserta Diuji Hafalan Al-Quran dalam Ajang Bergengsi ITN Islamic Festival

26 peserta menunjukkan kemampuannya dalam Musabaqoh Hifzil Qur’an (MHQ). Event bergengsi yang dihelat dalam ITN Islamic Festival (IFEST) 2018 di Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang.

Peserta yang mayoritas mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Timur ini diuji sejauh mana kefasihan bacaan dan kelancaran mereka dalam hafalan al Qur’an. Lomba MHQ mengujikan 5 jus, dari jus 1 sampai jus 5. Sistemnya lanjut ayat, dimana juri akan membacakan awal ayat dan peserta diharuskan melanjutkan.

Seperti halnya Ama Faridatul Husna Jamil. Dia diuji hafalan jus 1, jus 3, dan jus 5. Menurutnya dari jus 1 sampai jus 5 yang paling sulit adalah di jus 4. “5 jus di awal al Qur’an yang paling sulit bagi saya adalah jus 4, karena banyak ayat yang hampir sama kata-katanya,” terang Ama, mahasiswi semester 4 UIN Malang, Sabtu (10/3).

Kefasihan dan keindahan bacaan mahasiswi asal Kediri ini mampu membuat juri dan peserta berdecak kagum. Tidak salah kalau dia akhirnya menjadi juara 2 dalam lomba MHQ yang dihelat oleh Lembaga Dakwah Islamiyah (LDI) ITN Malang.

Ama yang sudah hafal 20 jus ini berharap kegiatan IFEST ITN Malang jauh lebih meriah lagi di tahun-tahun selanjutnya. “Hafalan jus yang dilombakan bisa ditingkatkan lagi jumlahnya” katanya.

Sebagai pedoman umat Islam selayaknya al Qur’an selalu dibaca tiap hari. “Paling tidak sehari satu ayat (dibaca) jangan ditinggalkan,” pesan dara yang pernah menyabet juara 3 qiroah di Aceh ini.

Sedangkan pemenang MHQ IFEST 2018 antara lain, Juara 1: Reny Mulyani, dari IAIN Jember, Juara 2: Ama Faridatul Husna Jamil dari UIN Malang, Juara 3: Lailatul Amaliyah dari IAIN Jember. (mer/humas)

 267 total views,  1 views today

image_pdfimage_print
itn.ac.id - Powered by PUSTIK - NOC