Lewat Celengan Sampah, Mahasiswa ITN Malang Beri Edukasi pada Siswa SD

Anak-anak SD Negeri Pandanrejo 1 Kecamatan Wagir Kabupaten Malang terlihat bahagia saat diajari cara membuat celengan dari botol bekas air mineral. Apa lagi setelah jadi, celengan berbentuk mobil-mobilan dan gajah tersebut bisa mereka miliki.

“Setelah melihat hasilnya mereka senang sekali, apa lagi setelah boleh untuk dimiliki,” kata Faruk M Djafaar Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Kamis (19/4).

Enviro Visit to School ini merupakan kegiatan dari mahasiswa Teknik Lingkungan ITN Malang dengan membawa misi menebarkan pemahaman cara mengolah sampah, reduce, reclycle, reuse (3R).

Lewat Celengan Sampah, Mahasiswa ITN Malang Beri Edukasi pada Siswa SD

Lewat Celengan Sampah, Mahasiswa ITN Malang Beri Edukasi pada Siswa SD

Siswa kelas empat SD ini sangat antusias saat mengikuti game. Mereka dibagi dalam delapan kelompok. Tiap kelompok terdiri dari 5 siswa dan 2 pendamping dari mahasiswa Teknik Lingkunfan ITN. “Game dilakukan dengan mengumpulkan sampah bersama-sama, kemudian memisahkan sampah antara organik dan anorganik,” tuturnya.
Menurut mahasiswa asli Maluku Utara ini, sasaran kunjungan ke sekolah dasar dipilih untuk menumbuhkan jiwa-jiwa kader lingkungan sedini mungkin. “Usia dini lebih mudah diberi pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan, bagaimana penanganan sampah yang baik. Kalau mengajari yang sudah dewasa agak susah untuk diajak konsisten,” tambahnya.

Upaya kecil Teknik Lingkungan ITN Malang ini sudah dilakukan secara kontinew dengan sasaran masyarakat yang berbeda-beda. “Selain program kerja tahunan kegiatan ini sekaligus sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah, dimana tahun 2020 semua masyarakat harus bisa memilah sampahnya sendiri,” terang mahasiswa semester enam Teknik Lingkungan ini.

Enviro Visit to School sendiri merupakan rangkaian acara hari Bumi Internasional. Puncak kegiatannya akan laksanakan dengan aksi menanam pohon bertepatan pada hari Bumi ditanggal 22 April di Desa Gondangwangi Kecamatan Wagir. (mer/humas)