Peringati Kemerdekaan RI ke-73, Himakpa Kibarkan Sang Merah Putih di Semeru

Peringati Kemerdekaan RI ke-73, Himakpa Kibarkan Sang Merah Putih di Semeru

Banyak cara dalam memeriahkan hari ulang tahun Republik Indonesia ke-73. Mulai dari mengadakan perlombaan, renungan, dan tentu saja hal yang wajib adalah pengibaran sang saka merah putih. Setiap tahun ratusan orang berlomba-lomba mengibarkan bendera di Gunung Semeru, salah satu tempat paling favorit bagi para pendaki gunung. Seperti halnya Himpunan Mahasiswa Teknik Pecinta Alam (HIMAKPA) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Mereka menuju ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dengan mengemban misi menjadi fasilitator pengibaran bendera.

Dilepas langsung oleh Dr.Ir. Lalu Mulyadi, MT., Rektor ITN Malang, 13 mahasiswa ini akan bergabung dengan alumni ITN dan ratusan para pendaki lain. “Bersyukur Himakpa ITN Malang selalu sukses tiap 17 Agustus mengibarkan bendera di Semeru. Didasari niat tulus untuk mengenang para pahlawan dan bersama-sama membangun negeri ini,” ujar rektor dalam sambutannya, Selasa (14/8/18).

Rektor berharap apa yang menimpa para pendaki di Gunung Rinjani Lombok tidak terjadi di Gunung Semeru. “Semoga selalu selamat dan tidak ada kendala. Mengingat banyak pendaki terkena musibah di Gunung Rinjani lombok saat ada gempa kemarin. Kita berdoa bersama semoga Himakpa dalam mengemban amanah ini bisa melakukan tugasnya dengan baik,” lanjut rektor.

Mengingat beratnya medan maka rektor juga mengingatkan agar Himakpa selalu menjaga sikap dengan penuh kehati-hatian. “Kala pengibaran bendera di Semeru tetap harus berhati-hati, jangan karena capek kemudian emosi. Selalu jaga fisik dan sikap,” pesannya.

Menurut Achmad Dayu Agung Sugiharto, ketua Himakpa, kegiatan ini sudah menjadi tradisi Himakpa ITN Malang lebih dari 20 tahun. Sebagai fasilitator mereka tidak hanya menyiapkan peralatan untuk pengibaran bendera namun juga menyiapkan tim pengibaran bendera. “Sebenarnya yang ingin mengantikan kami banyak, tapi dari taman nasional tetap meminta Himakpa ITN. Kalau misalnya ada pendaki lain yang ingin mengibarkan bendera kami juga siap memfasilitasi,” katanya saat ditemui usai upacara pelepasan. Karena konsistensi Himakpa inilah maka fasilitator pengibaran bendera di Semeru tidak terganti.

Di Gunung Semeru ada tiga lokasi yang diijinkan untuk upacara bendera, yakni di Ranu Pane, Ranu Kumbolo, dan Kalimati. Himakpa sendiri nantinya akan menggelar upacara di Ranu Kumbolo dan Kalimati. “Pendaki sudah tidak boleh melakukan pengibaran bendera di puncak. Ini untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung, maka sekarang dibatasi hanya 600 pendaki tiap harinya. Jadi nanti kami akan berbagi tugas di dua tempat,” imbuh mahasiswa asal Malang ini.

 

Peringati Kemerdekaan RI ke-73, Himakpa Kibarkan Sang Merah Putih di Semeru
Peringati Kemerdekaan RI ke-73, Himakpa Kibarkan Sang Merah Putih di Semeru

 

Sementara itu Mohammad Fulkun Nada, ketua pelaksana saat ditemui ditempat yang sama menyampaikan, Himakpa tidak hanya fokus pada pengibaran bendera saja. Kecintaan kepada alam mendorong mahasiswa ITN untuk turut serta memperhatikan masalah sampah. Untuk itu mereka akan mengadakan edukasi kepada para pendaki sekaligus membagikan trash bag.

“Dimana ada tempat camping pasti di situ banyak sampah. Maka kami sudah mempersiapkan dan membawa 50 trash bag. Nanti akan kami bagikan kepada pendaki. Sehingga saat mereka turun gunung mereka bisa sekalian memungut sampah. Nanti sampah akan dikumpulkan di Ranu Pane yang kemudian akan dikelola oleh server Semeru dari sahabat volunteer Semeru,” ujar mahasiswa asal Lamongan ini. (me/humas)

 247 total views,  1 views today

image_pdfimage_print
itn.ac.id - Powered by PUSTIK - NOC