SoKressH Dorong Mahasiswa Jadi Enterpreneur

SoKressH Dorong Mahasiswa Jadi Enterpreneur

Tidak hanya bagus dalam kualitas akademik, namun mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang juga dibekali berbagai keahlian. Dengan keahlian tersebut diharapkan mahasiswa tidak hanya bisa bekerja di bidangnya, namun juga diharapkan mampu membuka peluang usaha sendiri. Apalagi saat ini banyak lahir enterpreneur muda yang menjadi penggerak perekonomian.

“Saat ini banyak bermunculan enterpreneur muda, didukung dengan kemajuan teknologi. Maka fokus kami mendorong mahasiswa menjadi enterpreneur. Sehingga saat keluar dari ITN Malang harapannya mereka mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” terang Dr. Mujiono Msi., Kepala Jurusan Teknik Industri D-3 saat membuka kuliah tamu Himpunan mahasiswa Teknik industri D-3 (HMTI D-3) bertajuk ‘Born To Be an Enterpreneur’, di ruang Amphi Teknik Elektro kampus II ITN Malang, (Sabtu 24/11/18).

Pernyataan kaprodi ini dipertegas oleh Efendi, Sekretaris CV. Kajeye Food (SoKressH) yang memberi materi seputar dunia wirausaha makanan ringan. “Usia muda merupakan usia produktif bagi mahasiswa untuk bisa membuat dan mengembangkan usaha. Membuka usaha tidak harus dengan modal besar, namun bisa dengan modal kecil. Bisa dimulai dari usaha kecil menengah,” ujarnya.

Seperti halnya usaha di mana Efendi bergelut sekarang ini. SoKressH di bawah bendera CV. Kajeye Food merupakan produk makanan hasil pengolahan buah-buahan yang dirintis pemiliknya Ir. Kristiawan. Camilan ringan berupa keripik maupun manisan berhasil diolah dari buah yang mempunyai kadar air sedikit sampai buah berkadar air banyak. Seperti buah nangka, apel, semangka, salak, nanas dan lainnya.

Ide awal pembuatan makanan ringan ini menurutnya karena melihat pasokan buah yang melimpahkan dimusim panen. Namun kendalanya saat di luar musim maka bahan baku sering kekurangan.

“Awalnya dari keripik nangka. Padahal nangka musiman hanya 3 bulan. Makanya kalau membuka usaha harus mempertimbangkan bahan bakunya, sulit atau mudah didapat, mahal atau murah. Maka akhirnya perlu ditambah produk lain, sehingga sekarang SoKressH berkembang pada kripik mangga, rambutan, semangka dan masih banyak lainnya,” imbuh pria asal Malang ini.

 

SoKressH Dorong Mahasiswa Jadi Enterpreneur
SoKressH Dorong Mahasiswa Jadi Enterpreneur

 

Saat mahasiswa membuka usaha pertama kali, maka Efendi menyarankan mereka harus menguasai ilmu dari apa yang akan kembangkan. Dasar-dasar ilmu tersebut perlu dikuasai barulah dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini.

“Caranya apa yang ada di benak kita dijalankan dahulu. Dari situ nanti baru tahu apa kendala dan permasalahnanya. Kalau kita tidak pernah menjalankan apa ide kita, maka kita tidak akan tahu akan berhasil atau tidak,” ujarnya. (me/humas)

 386 total views,  1 views today

image_pdfimage_print
itn.ac.id - Powered by PUSTIK - NOC