Sabet Tujuh Medali, Taekwondo ITN Malang Buktikan Kemampuan di UM Cup IV se-Jawa Timur

Sabet Tujuh Medali, Taekwondo ITN Malang Buktikan Kemampuan di UM Cup IV se-Jawa Timur

Taekwondo ITN Malang kembali menorehkan prestasi. Melalui Universitas Malang / UM Cup IV 2018 se-Jawa, taekwondo ITN memborong tujuh medali, empat medali emas dan tiga perak. Hebatnya kejuaraan yang digelar di GOR Bimasakti 24–25 November 2018 lalu, mahasiswa baru angkatan 2018 berhasil menyumbang tiga medali. Mereka adalah Bernika Natasya Ifada juara satu Poomsae Tunggal Putri Senior Pemula, Suriadi juara satu Kyorugi Senior Pemula, dan Alvin Ahlunnizar juara dua Kyorugi Senior Pemula.

Menurut Tasya sapaan akrab Bernika Natasya Ifada, mereka harus bersaing dengan sekitar 800 peserta, sesuai dengan kelas masing-masing. Di Taekwondo Poomsae ia harus battle dengan anak usia SMA sesuai dengan berat dan warna sabuk. “Di Tunggal Putri Senior Pemula saya satu kali tanding. Sistemnya mengumpulkan poin, siapa tertinggi dia sebagai pemenang,” ujar pemegang medali emas ini.

 

Sabet Tujuh Medali, Taekwondo ITN Malang Buktikan Kemampuan di UM Cup IV se-Jawa Timur
Sabet Tujuh Medali, Taekwondo ITN Malang Buktikan Kemampuan di UM Cup IV se-Jawa Timur

 

Poomsae merupakan gerakan-gerakan kombinasi yang dirancang untuk berlatih tanpa instruktur, dengan menggunakan dasar kinerja yang tetap dari menyerang dan bertahan. Dari teknik Poomsae Tasya mengaku masih kesulitan dalam menerapkan Poomsae ‘Taegeuk’. Taegeuk ini biasanya diperuntukkan bagi para pemula. “Yang sulit menghafal pukulan, tangkisan, tendangan, semua harus bagus dan mempunyai power,” lanjut mahasiswa Teknik Geodesi ini.

Sementara itu pemegang medali emas dalam Kyorugi under 54 kg, Suriadi berhasil menang dari lawannya mahasiswa UMM, dengan mengumpulkan poin 30. Sedangkan Alvin Ahlunnizar harus puas diurutan kedua setelah kalah melawan mahasiswa UMM. Kekalahan Alvin seperti sudah bisa diprediksi, karena saat berlatih sebelum pertandingan ia sempat cedera kaki kiri. “Beberapa hari sebelumnya saat berlatih saya sempat cedera kaki kiri, jadi saat bertanding tidak maksimal. Hanya mampu mengumpulkan 7 poin, sedangkan lawan saya 28 poin,” ujarnya. (me/humas)

 526 total views,  1 views today

image_pdfimage_print
itn.ac.id - Powered by PUSTIK - NOC