Ikhsan Aman, Anak Teknik yang Ingin Jadi Enterpreneur

Ikhsan Aman, saat memberikan keterangan di ruang Humas ITN Malang beberapa waktu yang lalu. (Foto: Mita/humas)

Ikhsan Aman, saat memberikan keterangan di ruang Humas ITN Malang beberapa waktu yang lalu. (Foto: Mita/humas)


 

Menjadi enterpreneur merupakan impian Ikhsan Aman selepas kuliah. Keinginannya sederhana, dengan usaha yang dirintisnya suatu saat bisa membantu masyarakat di kampung halamannya, Maluku Utara. Mahasiswa Teknik Lingkungan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang ini pun sudah mulai merintis mimpinya dengan beternak ayam potong mulai tahun 2016 lalu.

Ikhsan menuturkan, ketertarikannya menjadi pengusaha sebenarnya sudah terasah sejak dimasa sekolah dasar. Mulai SD ia sering mencari buah mangga di hutan dan menjualnya. Seperti anak kecil pada umumnya, hasil penjualan mangga itupun ia gunakan sebagai uang jajan.

“Waktu itu dalam pikiran saya bagaimana mangga ini bisa menghasilkan uang, ya saya jual saja. Saya juga pernah membantu ibu mencari dan menjual batu bacan (batu akik). Dan Alhamdulillah hasilnya bisa untuk biaya kuliah sampai semester empat,” ujar Ikhsan yang juga sering membantu ibunya jualan jajanan di sekolah.

Mengenai awal mula beternak ayam potongnya, Ikhsan menceriterakan, bermula hanya beternak enam ekor ayam, kemudian berkembang menjadi 50 ekor. Namun sayang, perjalanan usahanya tidak mulus, ayam potongnya juga pernah terkena penyakit aratan hingga mati semua. Tapi bukan Ikhsn namanya kalau patah arang. Dia kemudian bangkit kembali dengan memulai peternak dengan 15 ekor ayam.

“Sekarang mulai lagi 15 ekor ayam. Selama kuliah yang jaga ada keluarga di sana (Maluku Utara),” terangnya.

Menurut Ikhsan bukan hal yang mudah memulai beternak ayam di kampung halaman. Dimana mayoritas masyarakat di sana bekerja sebagai buruh bangunan. Sedangkan profesi peternak ayam potong masing jarang. “Saya suka (di dunia) usaha. Meski anak teknik tapi saya lebih pengen mengembangkan usaha sehingga bisa menciptakan lapangan kerja buat masyarakat sekitar,” tuturnya.

Atas kegigihan dan orientasi Ikhsan dalam wirausaha di kampung halamannya Maluku Utara, Ikhsan pun akhirnya lolos menjadi salah satu Peserta Kegiatan Explore the World, Young Generation Project Batch 2. Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Himpunan Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia (BPP-HIMAPINDO).

“Saya dapat informasi dari instagram Himapindo dan insyaallah berangkat bulan Agustus mendatang. Ini kegiatan se-Indonesia, tapi kalau dari Malang yang lolos hanya dari ITN Malang dan Widiagama,” terang Ikhsan saat ditemui di ruang humas pada pertengahan Juli 2019 yang lalu. (me/humas)

 580 total views,  3 views today

image_pdfimage_print
itn.ac.id - Powered by PUSTIK - NOC