Persiapan Kuliah Luring, ITN Malang Lengkapi Vaksinasi Dosis ke-2 Bagi Civitas Akademika

Rektor ITN Malang, Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE, saat meninjau langsung vaksinasi covid-19 dosis ke-2 di Aula Kampus 1 ITN Malang, Selasa (14/12/2021). (Foto: Yanuar/humas)


Malang, ITN.AC.ID – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang melengkapi vaksinasi covid-19 dosis ke-2 bagi civitas akademika khususnya mahasiswa. Vaksinasi juga sebagai persiapan pelaksanaan pembelajaran luring di semester depan. Bekerjasama dengan RSIA Mardi Waloeja Rampal (Mawar), sebanyak 250 vaksin sinovac disediakan.

Rektor ITN Malang, Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE, menyampaikan, vaksinasi ini merupakan upaya Kampus Biru dalam membantu mempercepat program vaksinasi pemerintah. Maka, selain untuk civitas, vaksinasi juga dibuka untuk masyarakat umum.

“Semester depan kami berencana melakukan pembelajaran secara luring. Jadi, kami lakukan upaya semaksimal mungkin agar para mahasiswa mendapatkan vaksin dua kali. Sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat umum untuk mendapatkan vaksin kedua, maupun yang baru mendapatkan vaksin pertama,” kata rektor saat ditemui di sela-sela kegiatan di Aula Kampus 1 ITN Malang, Selasa (14/12/2021).

Rektor menambahkan, selama ini perkuliahan daring masih bisa dilakukan untuk semester satu. Namun, untuk semester di atasnya membutuhkan kesempatan tatap muka untuk pembelajaran di laboratorium. “Kami harus mempersiapkan diri untuk menyambut mahasiswa. Ada kegiatan laboratorium. Harapan kami, kalau nanti ada vaksin booster kami juga bisa memfasilitasi,” lanjutnya.

Hal senada disampaikan Wakil Rektor III ITN Malang, Ir Fourry Handoko, ST SS MT Ph.D IPU. Fourry menyatakan, vaksinasi secara komplit harus segera dilakukan sebagai antisipasi perkuliahan luring di semester depan. “Diharapkan seluruh mahasiswa ITN sudah melakukan vaksin. Sehingga kita jadi siap melakukan kegiatan baik kegiatan di laboratorium, maupun pembelajaran. Perkuliahan berpeluang hybrid, tapi tetap ada yang daring,” kata Fourry.

Vaksinasi covid-19 disambut antusias oleh mahasiswa. Tidak hanya mahasiswa luar daerah, mahasiswa luar negeri juga memanfaatkan fasilitas vaksinasi yang disediakan oleh ITN Malang. Seperti hanya Vidal A Pereira, Adao dos Santos Cabral, dan Joao Baptista de C., mahasiswa asal Timor Leste.

Dala panggilan akrab Vidal A Pereira mengatakan, ia dan teman-temannya dari Timor Leste sangat terbantu dengan vaksin yang diadakan oleh kampus. Selain menjaga imun tubuh, kartu vaksin sangat berguna ketika mereka melakukan aktivitas yang memanfaatkan fasilitas umum. “Supaya imun kita bagus, dan terhindar dari virus. Bukti vaksin juga membantu ketika kami jalan-jalan keluar. Misalnya ke mall dan lain-lain,” ujar mahasiswa Teknik Lingkungan ITN Malang ini usai mendapatkan vaksin dosis ke 2.

Joao Baptista de C. Gama, Adao dos Santos Cabral, dan Vidal A Pereira, mahasiswa ITN Malang asal Timur Leste usai mendapatkan vaksinasi covid-19 dosis ke 2. (Foto: Mita/humas)

Sementara menurut Joao Baptista de C. Gama mahasiswa teknik informatika, vaksinasi di kampus membantunya memperoleh vaksin dengan mudah. Jo akrab disapa selama ini kesulitan mendapatkan informasi mengenai vaksin di masyarakat. “Khawatir kesulitan memenuhi administrasinya, jadi lebih mudah kalau kampus yang menyelenggarakan. Harapannya semoga semua makin sehat,” katanya.

Tidak sedikit pula masyarakat yang memanfaatkan vaksinasi di ITN Malang. Seperti halnya Lukman warga Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Lukman yang datang bersama kedua saudaranya baru mendapatkan vaksin dosis ke 1.

“Mengurus apa-apa sekarang persyaratannya harus sudah vaksin. Makanya, mendengar di ITN mengadakan vaksinasi saya mengajak sekalian saudara untuk vaksin. Baru dosis ke 1. Kalau untuk dosis ke 2, tadi informasinya (dari petugas medis) bisa di dapat di puskesmas. Tapi harus menunggu 28 hari sejak vaksin ke 1,” katanya. (me/Humas ITN Malang)

image_pdfimage_print