1

Ditunggu-tunggu Maba, PKKMB ITN Malang Segera Digelar

Wakil Rektor III ITN Malang, Ir. Fourry Handoko, Ph.D, IPU, (kiri), dan Ketua Panitia PKKMB ITN Malang Dr. Hardianto, ST, MT. (Foto: Mita/Humas ITN Malang)


Malang, ITN.AC.ID – Memasuki dunia perkuliahan mahasiswa baru (Maba) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang wajib mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Kegiatan yang dulunya bernama OSPEK ITN Malang ini sekarang menjadi kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh maba. Pasalnya, dengan mengikuti PKKMB maba akan berkenalan dengan unsur civitas akademika ITN Malang, serta mendapatkan informasi awal dalam bidang akademik, dan non akademik.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama ITN Malang, Ir. Fourry Handoko, Ph.D, IPU, menyatakan, institusi akan memantau setiap jalannya kegiatan PKKMB ITN Malang agar berjalan dengan baik dan aman. Institusi juga menjamin kegiatan PKKMB akan dilaksanakan secara terbuka, demokratis, dan humanis.

“Kami tegaskan (PKKMB) tidak ada perpeloncoan. Baik level institut, fakultas, maupun prodi. Ini sudah ditegaskan ke panitia maupun semua organisasi kemahasiswaan, seperti HMJ, dan UKM. Melalui pembina UKM dan wakil dekan tiga bidang kemahasiswaan,” ujar Fourry saat ditemui di ruangannya, Rabu (24/8/2022)

PKKMB ITN Malang sendiri sedianya akan dilaksanakan mulai Sabtu, 10 September 2022 hingga Sabtu, 17 September 2022. Mulai dari Pra PKKMB, PKKMB institut, dan PKKMB prodi. Panitia PKKMB terdiri dari civitas akademika, dari unsur dosen, staf, sampai perwakilan mahasiswa HMJ dan UKM.

“Nanti, untuk masing-masing bagian kepanitiaan ada koordinator dari dosen, yang sekaligus mendampingi panitia dari unsur mahasiswa,” imbuhnya.

Baca juga : PKKMB ITN Malang Siap Menyambut Mahasiswa Baru dengan Humanis

Dikatakan Fourry, sosialisasi terkait perkuliahan juga dilakukan mulai institut hingga level prodi. Seperti tahun-tahun sebelum pandemi ITN Malang juga akan mengundang orang tua atau wali mahasiswa baru dalam kegiatan family gathering di tingkat prodi.

Peserta PKKMB ITN Malang terlihat santai tapi serius mengikuti PKKMB. (Foto: Yanuar/Humas ITN Malang)

“Sosialisasi terkait perkuliahan dilakukan hingga level prodi. Dan, rencananya mengundang orang tua (atau wali). Di sini akan dijelaskan juga ke orang tua mengenai proses perkuliahan mahasiswa. Jadi mahasiswa dan orang tua mendapat penjelasan teknis di tingkat prodi,” tuturnya.

PKKMB ITN Malang juga akan bekerja sama dengan Rindam V/Brawijaya Malang untuk memberikan materi character building dan bela negara. Selain itu, juga melibatkan HMJ dan UKM sebagai panitia sekaligus memberikan informasi terkait organisasi kemahasiswaan. Untuk mendukung hal tersebut panitia akan menyediakan stand ekspo bagi UKM agar bisa menampilkan karya UKM atau segala informasi tentang UKM.

Ketua Panitia PKKMB ITN Malang Dr. Hardianto, ST, MT, mengatakan, kegiatan PKKMB ITN Malang akan terpusat di kampus 1 ITN Malang di Jalan Bendungan Sigura-gura No 2 Kota Malang. Melibatkan mahasiswa dari HMJ dan UKM sebagai panitia. Sehingga segala kegiatan akan terpantau oleh institusi.

“Semua kegiatan di dalam kampus. Tidak ada yang di luar kampus. Rencannya untuk Rindam V/Brawijaya juga akan kami undang ke kampus. Bahkan untuk memfasilitasi ibadah mahasiswa muslim panitia juga akan menyediakan dua tempat untuk melaksanakan salat. Putra dan putri terpisah. Jadi, tidak perlu ibadah salat di luar lingkungan kampus,” terang Hardianto. Perlu diketahui, kampus 1 ITN Malang juga berdekatan dengan Masjid Muhajirin.

Baca juga : ITN Malang Miniatur Nusantara, Peserta PKKMB Wajib Pakai Pakaian Adat

Hardianto juga mengingatkan, saat ini meski pandemi sudah mereda protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Panitia PKKMB menghimbau kepada semua maba peserta PKKMB ITN Malang untuk melengkapi vaksinasi covid-19.

“Minimal sudah vaksinasi dosis dua ya, sukur-sukur sudah vaksin booster. Kalau belum vaksin, maba bisa menggunakan antigen (saat PKKMB),” tandasnya.  (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)