1

PKKMB Gigantik ITN Malang Sambut 800 Mahasiswa Baru

Rektor ITN Malang, Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE saat memberi sambutan pada pembukaan PKKMB Gigantik ITN Malang 2022, di Auditorium Kampus 1 ITN Malang, Senin (12/9/2022). (Foto: Humas ITN Malang)


Malang, ITN.AC.ID – Sebanyak 800 mahasiswa baru Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2022. Pembukaan PKKMB yang dipusatkan di Auditorium Kampus 1 ITN Malang Ini digelar secara luring pasca meredanya pandemi Covid-19. Masih tetap mengikuti protokol kesehatan dengan mewajibkan menggunakan masker, dan syarat vaksin lengkap.

Mengambil tema “Initiative, Collaborative and Innovative”, PKKMB akan berlangsung mulai Senin-Kamis, 12-15 September untuk PKKMB institut, dan Sabtu 17 September untuk PKKMB fakultas dan jurusan. Gigantik menjadi logo PKKMB ITN Malang untuk kali pertama. “Gigantik” yang memiliki arti “sangat besar”. Kata yang dapat dimaknai sebagai awal memantapkan diri menjadi seseorang yang lebih “besar”. Besar dalam karya, kesuksesan, kepandaian, dan besar jiwanya. Gigantik adalah arah jiwa besar para calon pemimpin, dan intelektual yang lahir dari Kampus Biru ITN Malang.

Rektor ITN Malang, Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE secara langsung menerima dan membuka PKKMB Gigantik ITN Malang didampingi jajaran rektorat dan para dekan. Gigantik menjadi momen istimewa bergabungnya mahasiswa baru (maba) menjadi mahasiswa ITN Malang. Apalagi kampus sudah bisa melaksanakan PKKMB secara tatap muka. Maba bisa mengenal rektor, dosen, dan kakak tingkatnya secara langsung.

Baca juga : Gigantik Logo PKKMB ITN Malang Resmi Dirilis

“Lima hari kedepan kalian akan mengikuti rangkaian kegiatan, dan berdiskusi secara langsung dengan pemateri,” ujar rektor dihadapan peserta PKKMB, Senin (12/9/2022).

Sebanyak 800 maba ITN Malang tersebar dalam 13 prodi diploma, dan sarjana. Menurut rektor prodi yang cukup banyak peminatnya dan menjadi prodi favorit adalah informatika, mesin, arsitektur, dan sipil. Sementara asal mahasiswa masih dominan seputaran Jawa Timur, NTB, NTT, dan Kalimantan.

800 mahasiswa baru mengikuti PKKMB Gigantik ITN Malang 2022. (Foto: Humas ITN Malang)

Dalam sambutannya rektor mengingatkan agar mahasiswa baru mempunyai tekad dan bersungguh-sungguh dalam belajar. Selama kuliah di Kota Malang mahasiswa juga harus jujur kepada orang tua.

“Kalian datang ke kampus bukan untuk gaya-gayaan. Orang tua berupaya mencari uang untuk menyekolahkan kalian di ITN Malang. Maka, komunikasi dengan orang tua harus selalu dijaga. Dan jangan berlama-lama di kampus! Karena negara dan bangsa membutuhkan karya kalian semua,” tekan rektor yang akrab disapa Prof Lomi ini.

Prof Lomi juga menyampaikan, ITN Malang merupakan kampus teknik yang unggul dalam penguasaan teknologi. Sehingga penguasaan teknologi harus menjadi prioritas utama. Memasuki awal perkuliahan ia menghimbau agar maba cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus. Dengan begitu dalam belajar akan lebih nyaman, dan target lulus delapan semester dapat tercapai. Bahkan selama ini mahasiswa ITN Malang juga banyak lulus dengan tujuh semester. Dengan masa studi yang singkat harapan nantinya kompetensi lulusan ITN Malang bisa beradaptasi dengan lingkungannya dalam kondisi apapun.

Baca juga : PKKMB ITN Malang Siap Menyambut Mahasiswa Baru dengan Humanis

“Terimakasih telah mempercayakan kepada ITN Malang. Selamat datang, selamat belajar di kampus ITN Malang, kampus nasional, kampus kebangsaan. Kami bangga menyambut Anda semua, semoga sukses. Salam kami buat orang tua,,” tutupnya.

PKKMB Gigantik 2022 juga memberikan kesempatan pada maba untuk mengenal lebih jauh tentang Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lewat UKM Expo. Berbagai agenda kegiatan, dan prestasi UKM diperkenalkan oleh masing-masing UKM di depan Gedung Pascasarjana ITN Malang.  (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)