Back

Berawal Gemar Lihat Balapan, Firjatullah Mahasiswa Teknik Mesin S-1 Akhirnya jadi Pembalap

Firjatullah Mahasiswa Teknik Mesin S-1 ITN Malang, (menghadap kamera) saat memenangkan salah satu event road race. (Foto: Istimewa)


Malang, ITN.AC.ID – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang diam-diam mempunyai pembalap. Firjatullah, mahasiswa Teknik Mesin S-1 ITN Malang kerap kali mengikuti event road race di berbagai kota khususnya di Tabalong, Kalimantan Selatan.

Terakhir mahasiswa semester 7 ini mengikuti event bergengsi Kejurnas Motorprix Region C Kalimantan, di Sirkuit Marido Tabalong, Kalimantan Selatan Oktober 2022 lalu. Diikuti oleh 163 peserta dengan 402 starter untuk 26 kelas. Jumlah starter Kejurnas Motoprix kali ini terbanyak se-Kalimantan.

Baca juga : Keren! Gelaran Modification Contest ITN Malang Banjir Peserta

Firjatullah bergabung bersama tim LNA HRS 24 KLEBO, turun pada kelas bebek 2 tak standart 116 cc open, bebek 2 tak standart 116cc ub open, matic open, dan matic 150 open.

Gesit. Firjatullah Mahasiswa Teknik Mesin S-1, ITN Malang saat beraksi pada salah satu event road race di Tabalong, Kalimantan Selatan.(Foto: Istimewa)

“Saya berhasil masuk grand final dan lolos lima besar. Menduduki podium 3, dan 5 di kelas bebek 2 tak standart 116cc, dan matic open. Sebenarnya ada empat kelas yang saya diikuti,” ujarnya saat dihubungi lewat sambungan WhatsApp akhir bulan Oktober 2022 lalu.

Road race menjadi hobi Firjatullah sejak sekolah. Berawal sedari kecil sering diajak sang ayah melihat balap motor di kotanya. “Dari kelas lima atau enam sekolah dasar saya sudah suka motor. Alhamdulillah sampai sekarang saya mendapat full support dari keluarga,” katanya.

Meskipun karena balapan ia pernah mengalami fraktur (patah tulang) pada tulang bahu, namun tidak membuat Firjatullah jera. Baginya kesempatan tidak akan datang kedua kali. Untuk itu, selama ada kesempatan ikut balapan ia akan turun ke sirkuit. Kunci balapan menurunya adalah fokus, dan giat berlatih.

Baca juga : Mesin S-1 ITN Drag Bike 2019 Hadirkan 494 Starter dari Seluruh Indonesia

“Harus fokus, dan giat latihan khususnya untuk menguatkan ketahanan fisik. Agar skill-nya bisa bertambah tidak mentok disitu saja. Harapannya bisa terus ikut perlombaan dan bisa bersaing dengan teman-teman yang lain (senior),” tandasnya yang mengaku masih akan terus melatih skill untuk event-event selanjutnya. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

image_pdfimage_print
id_IDIndonesian