
Yudisium Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITN Malang: Langkah Awal Menuju Gelar Sarjana
Cornelia Luba Tara Boto (berkacamata), mahasiswa Prodi Teknik Informatika ITN Malang lulusan terbaik FTI pada yudisium Periode 1 Tahun 2025.
Malang, ITN.AC.ID – Fakultas Teknologi Industri (FTI), Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menggelar yudisium bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan studi. Yudisium Periode 1 Tahun 2025 diikuti 117 peserta dari enam program studi. Bertempat di Ruang Amphi Elektro Lt 3, Kampus 2 ITN Malang pada Jumat, (21/02/2025).
Dekan FTI ITN Malang, Dr. Eng. I Komang Somawirata, ST., MT., memberikan selamat dan harapan kepada lulusan agar dapat meraih kesuksesan dalam karir. Menurutnya, yudisium diibaratkan sebagai “akad nikah” dalam pernikahan, menandai pengesahan kelulusan mahasiswa sebelum mengikuti wisuda atau “resepsi”.
“Kalau anda sudah mengikuti yudisium maka anda dinyatakan sah sebagai sarjana, dan wisuda adalah resepsinya,” ujar Komang dalam sambutannya.
Menurutnya, untuk mengikuti yudisium mahasiswa harus melengkapi berbagai persyaratan kelulusan, seperti telah menempuh dan lulus semua mata kuliah, menyelesaikan dan dinyatakan lulus skripsi, serta tidak memiliki tanggungan keuangan. Sedangkan untuk mahasiswa yang lulus dalam waktu 3,5 tahun (7 semester) telah memenuhi syarat tambahan yaitu mempublikasikan karya ilmiah di jurnal terindeks Sinta, dan memenuhi IPK minimum.
“Nanti pengumuman kelulusan akan dilakukan oleh kaprodi dan sekprodi. Jadi setelah dari sini, anda semua akan kembali ke prodi masing-masing,” lanjutnya.
Baca juga:Membanggakan, Mahasiswa ITN Malang Juara 3 TSA Cyber Champion 2024
Dalam sambutannya Komang menyampaikan ucapan selamat atas kerja keras mahasiswa yang telah menyelesaikan studi. Komang menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater ITN Malang dan program studi masing-masing. Serta menunjukkan etos kerja yang baik di dunia kerja, dan menjaga sikap di masyarakat
Dekan FTI ITN Malang, Dr. Eng. I Komang Somawirata, ST., MT., memberikan selamat kepada lulusan FTI ITN Malang pada Yudisium Periode 1 Tahun 2025.
“Setelah dinyatakan lulus dan mendapatkan gelar sarjana, tetaplah menjaga nama baik kampus, menjaga nama baik prodi masing-masing. Buatlah prestasi yang membanggakan. Tunjukkan etos kerja yang baik, bahwa lulusan ITN Malang tangguh, dan memiliki kinerja baik,” pesannya.
Komang juga mengingatkan agar lulusan selalu bersikap disiplin, bertanggung jawab, dan komunikatif di tempat kerja. Kemampuan bekerja dalam tim juga menjadi poin penting yang ditekankan.
Diakhir sambutan Komang mendorong lulusan untuk bergabung dengan grup alumni masing-masing program studi. Menurutnya grup alumni menjadi wadah penting untuk berbagi informasi lowongan pekerjaan, dan memperluas jaringan.
“Banyak informasi pekerjaan datangnya dari teman. Walaupun sudah jadi alumni, tetaplah berkomunikasi dengan prodi dan ITN. Meskipun hanya sekedar silaturahmi, silakan mampir, dan kalau ada lowongan bisa diinfokan ke prodi. Ini untuk membentuk jejaring dan lingkungan agar tambah besar,” katanya.
Sementara Wakil Dekan 3 FTI ITN Malang Drs. Sumanto, M.Si meminta lulusan untuk mengisi Tracer Study Pusat Karir sebagai survei alumni. Gunanya untuk memberi evaluasi sebagai dasar perbaikan prodi. Berdasarkan masukan-masukan tersebut prodi juga bisa menyiapkan kurikulum yang sesuai dengan dunia industri.
“Tracer study juga penting untuk mengembangkan prodi dalam proses akreditasi. Kalau memberikan informasi yang benar kami akan melakukan perbaikan. Ini sekaligus agar tidak ada gap antara kampus dan dunia kerja,” katanya.
Dari 117 lulusan ditetapkan pula lulusan terbaik yang diraih oleh Cornelia Luba Tara Boto. Mahasiswa Prodi Teknik Informatika ini menyelesaikan masa studi 3,5 tahun dengan IPK 3,94. Cornelia mengaku tidak menyangka bisa menjadi wisudawan terbaik Teknik Informatika apalagi terbaik di FTI, karena begitu banyak mahasiswa ITN Malang yang juga berprestasi dan hebat-hebat lainnya.
“Bangga dan senang sekali, Puji Tuhan. Tapi ini semua tidak terlepas dari bantuan para dosen, teman-teman dan juga keluarga yang selalu mendukung. Jadi saya tidak hanya bangga kepada diri sendiri tapi juga bangga dan berterima kasih kepada lingkungan yang selalu mendukung saya,” katanya.
Baca juga:Pahami Digitalisasi Industri, Prodi Bisnis Digital ITN Malang Factory Visit ke Dua Perusahaan
Selama kuliah Cornelia aktif sebagai anggota laboratorium dan juga menjadi panitia dalam beberapa acara di prodi. Baginya menerapkan skala prioritas sangatlah penting. Maka, setiap awal semester dia selalu mempelajari secara umum setiap mata kuliah yang akan diambil. Dari sinilah dia dapat menempatkan prioritas lebih untuk mata kuliah yang di rasa lebih susah.
“Saya juga membuat to do list dengan menggunakan aplikasi Notion, sehingga setiap tugas dan aktivitas dapat dipantau dan bisa tetap on-track. Yah, namanya mahasiswa sudah pasti ada banyak hari yang dihabiskan dengan begadang supaya semua tugas selesai. Dengan membuat to do list sangat membantu saya mengatur prioritas dan membuat saya dapat mengelola waktu dengan lebih baik,” bebernya. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)