Atlet ITN Malang Sabet Juara 3 Ju-Jitsu Tingkat Nasional di Surabaya

Wahyu Tedi Pratama (Regar) Dua dari Kanan Usai Mendapatkan Medali dari Panitia Kejuaraan Ju-Jitsu UNESA Open XIII Tingkat Nasional 2019, Minggu (8/9/19). (Foto: Istimewa)

Wahyu Tedi Pratama (Regar) Dua dari Kanan Usai Mendapatkan Medali dari Panitia Kejuaraan Ju-Jitsu UNESA Open XIII Tingkat Nasional 2019, Minggu (8/9/19). (Foto: Istimewa)


 

Wahyu Tedi Pratama, atau biasa disapa Regar, mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang berhasil menyabet juara 3 dalam Kejuaraan Ju-Jitsu UNESA Open XIII Tingkat Nasional 2019. Menyabet juara pada kejuaraan yang digelar di Surabaya, Jumat-Minggu (6-8/9/19) kemarin bukan hal pertama bagi putra kelahiran Balikpapan Kalimantan Timur ini. Namun kejuaran tersebut menjadi prestasi pertama yang diberikan kepada Kampus Biru sejak Regar berstatus sebagai mahasiswa.

Terjun pada Kumite Perorangan Amatir, bukanlah hal yang mudah. Mengingat kejuaraan tingkat Nasional banyak atlet-atlet Ju Jitsu yang ikut bertanding. Menurut Regar di kumite perorangan awalnya ada 20 peserta kemudian terseleksi menjadi 11 peserta.

“Saya ikut di kumite perorangan 66-70 kg. Terberat sih saat melawan tiga peserta paling atas. Salah satunya dari Ponorogo,” katanya saat ditemui di kampus 2, pada Jumat (20/9/19) yang lalu.

Mahasiswa semester 3 Teknik Informatika S-1 ini mengumpulkan poin dari bantingan, tendangan, kuncian, dan pukulan. Meski mengaku kurang latihan, tapi Regar optimis pada kejuaraan-kejuaraan selanjutnya mampu meningkatkan prestasinya.

“Kemarin jujur kurang latihan, karena padatnya kuliah dan organisasi lain. Namun, dalam waktu dekat ini semoga bisa memperbaiki prestasi, ikut kejuaraan di Batu atau Ponorogo, targetnya emas. Ada juga seleksi timnas tiap beberapa bulan sekali. Semoga bisa ikut dan mewakili ITN pada ajang yang lebih tinggi,” imbuhnya.

 

 Atlet Muda Berbakat, Wahyu Tedi Pratama (Regar) Mahasiswa ITN Malang. (Foto: Istimewa)

Atlet Muda Berbakat, Wahyu Tedi Pratama (Regar) Mahasiswa ITN Malang. (Foto: Istimewa)

 

Bukan hal yang muluk-muluk bagi Regar mewujudkan harapannya. Pasalnya sebelum menjadi mahasiswa ITN Malang, Regar merupakan atlet di daerahnya. Selain rutin mengikuti kejuaraan, saat sekolah Regar juga belajar berbagai beladiri dari ayahnya.

“Saya sejak kecil sudah berlatih taekwondo, karate, judo. Ayah saya juga pelatin Yong Moo do (merupakan gabungan dari beladiri Judo, Taekwondo, Apkido, Ssirum, dan Hon Sin Sul),” terang Regar.

Regar berharap kedepannya ada atlet-atlet muda berbakat akan lahir dari ITN Malang. Untuk UKM Ju Jitsu ITN Malang sendiri selalu menggelar latihan bersama setiap hari Selasa dan Jumat di gedung UKM Bersama di kampus 1.(me/humas)

 609 total views,  1 views today

image_pdfimage_print
itn.ac.id - Powered by PUSTIK - NOC