Halalbihalal Alumni ITN Malang Kediri dan Sekitarnya Lahirkan Embrio IKA ITN Malang

Rektor ITN Malang Prof. Dr.Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE, (kiri) menerima cenderamata dari Ketua (terpilih) IKA ITN Malang Korwil Kediri, Ir. Daniel Sonny Pinaria, di acara halalbihalal IKA ITN Malang Korwil Kediri, Sabtu (5/6/2021). (Foto: Yanuar/humas)


Malang, ITN.AC.ID – Alumni Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang Kediri dan sekitarnya menggelar acara halalbihalal 1442 H di Bukit Daun Hotel & Resort, Kediri, Sabtu (5/6/2021). Alumni yang hadir tidak hanya dari Kediri, namun juga ada yang jauh-jauh datang dari Madiun dan Blitar. Sementara pejabat dari institusi ITN Malang turut hadir Rektor ITN Malang beserta jajarannya, Ketua Jurusan Teknik Mesin D3, Sekretaris LPMB dan Kepala Humas ITN Malang.

Rektor ITN Malang Prof. Dr.Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE, memberi apresiasi kepada alumni wilayah Kediri. Pasalnya alumni yang dimotori oleh Ir. Daniel Sonny Pinaria, alumnus Teknik Industri ’86 ini menggelar halalbihalal yang sekaligus menjadi embrio pembentukan Ikatan (IKA) Alumni ITN Malang Korwil Kediri.

“Sangat luar biasa teman-teman alumni (ITN Malang) Kediri. Ini berawal ketika Pak Sonny dan teman-teman mengunjungi kampus beberapa waktu yang lalu. Mereka bercerita ada grup-grup alumni khususnya di Kediri yang akan membuat IKA Alumni Korwil Kediri. Dengan adanya pertemuan yang luar biasa ini, maka jaringan-jaringan alumni terbentuk. Kami sangat salut dengan upaya tersebut,” kata rektor ketika memberi sambutan.

Hangat, Rektor ITN Malang Prof. Dr.Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE (berjaket) saat disambut dengan hangat oleh alumni Kediri. (Foto: Yanuar/humas)
Hangat, Rektor ITN Malang Prof. Dr.Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE (berjaket) saat disambut dengan hangat oleh alumni Kediri. (Foto: Yanuar/humas)

Dikatakan rektor, sudah waktunya ikatan emosional antara institusi ITN Malang dan alumni dikuatkan dengan membentuk IKA ITN Malang. Bagaimanapun perguruan tinggi tidak bisa tanpa alumni. Apalagi sekarang informasi jaringan alumni dibutuhkan untuk mensupport pengembangan institusi.

“Kita akan mencoba membangun IKA ITN dengan potensi alumni yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Karena perguruan tinggi tidak bisa tanpa alumni. Misalkan saja untuk akreditasi kampus butuh alumni. Karena tim akreditasi akan menanyakan sebaran alumni, bekerja dimana, sebagai apa, bahkan sampai soal gaji. Belum lagi dengan adanya Kampus Merdeka yang menuntut kampus menjalin kerjasama dengan industri, asosiasi dan lain sebagainya,” sambung rektor.

Dengan adanya kerjasama dengan jaringan alumni di semua daerah, maka rektor diharapkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bisa berjalan. Pangkalnya, ITN Malang sudah memiliki alumni yang sukses di bidangnya, seperti menduduki jabatan strategis di instansi pemerintah dan perusahaan, kontraktor, pengusaha, konsultan dan lain sebagainya.

“Ternyata ITN punya alumni yang menduduki jabatan-jabatan strategis, ada yang menjadi kontraktor, pengusaha dan lain-lain. Maka, dengan Wakil Rektor 3 ITN Malang kami membangun sinergi dengan alumni untuk sharing sebagai kekuatan baru,” kata Prof Lomi sapaan akrab Rektor ITN Malang.

Baca juga: IKA ITN Malang Korwil Kediri Terbentuk Demi Kecintaan pada Almamater

Sementara itu Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Ir. Fourry Handoko, ST,SS,MT,Ph.D,IPU mengungkapkan, mulai tahun 2019 yang lalu institusi sudah mulai bergerak menghubungi calon-calon korwil IKA ITN Malang. Bahkan, sempat pula di awal 2020 bertandang ke NTB, Banjarmasin, Jakarta, dan Kalimantan Timur.

“Tahun 2019 kami telah bergerak berupaya mengumpulkan tulang-tulang yang berserakan. Awal 2020 kami sudah melakukan lawatan ke beberapa wilayah di Indonesia, tapi akhirnya berhenti karena pandemi,” kata Fourry.

Sebenarnya institusi pun sudah menyiapkan event besar untuk menyatukan alumni. Puncak kegiatan dies natalis yang digabungkan dengan kegiatan halalbihalal tahun 2020 yang lalu sebagai pilihan. Tapi, itupun kandas bersama merebaknya pandemi covid-19.

“Kami sudah berencana mengumpulkan semua ketua dari alumni-alumni tiap prodi untuk membuat IKA ITN, namun kandas. Ketika sekarang dari wilayah Kediri sudah bergerak, maka ini sebagai embrio untuk segera kita buat IKA ITN. Jawaban kami serius (mendirikan IKA ITN), beri waktu kami 2 bulan, kami akan bergerak membuat IKA ITN,” janji Fourry.

Baca juga:  Banjir Awal Tahun 2020 Gugah Solidaritas Alumni ITN Malang

Keseriusan ITN Malang mendirikan IKA ITN disambut gembira oleh alumni yang hadir. Pasalnya, menurut Ketua (terpilih) IKA ITN Malang Korwil Kediri, Ir. Daniel Sonny Pinaria, selama ini alumni menunggu keseriusan dari institusi untuk membentuk IKA ITN pusat. Karena IKA ITN pusat itulah yang nantinya bisa melantik korwil.

“Selama ini alumni menunggu. Karena, tujuan dibentuknya ikatan alumni (bermanfaat) untuk diri sendiri, ITN dan masing-masing daerah. Kalau pertemuan kali ini sebagai embrio IKA ITN menjadi organisasi besar, maka  kami siap menggerakkan teman-teman di daerah,” kata Sonny optimis.

Dengan terbentuknya IKA ITN Malang, maka kerjasama antara institusi dengan alumni menjadi legal. Sehingga perlu juga dibuat visi misi serta AD ART. “Saya harapkan acara ini menjadi suatu awal membuat organisasi yang baik. Kita saling belajar dengan berkaca pada organisasi alumni kampus lain,” tandas Owner Kediri Family Resident (KFR) ini. Karena banyak alumni S-1 ITN Malang yang melanjutkan dan menjadi anggota alumni S-2 di kampus lain. (me/Humas ITN Malang)

 516 total views,  5 views today

image_pdfimage_print
itn.ac.id - Powered by PUSTIK - NOC