Ulang Prestasi, Taekwondo ITN Malang Borong Enam Medali

Bukti kerja keras (ki-ka): Reva Nabila Putri, Ahmada Itmamunnafi', Bernika Natasya Ifada, dan Muhammad Fikri Ardiansyah anggota UKM Taekwondo ITN Malang seusai mengikuti Bandung Internasional E-Poomsae Tournament 2021. (Foto: Yanuar/humas).

Bukti kerja keras (ki-ka): Reva Nabila Putri, Ahmada Itmamunnafi’, Bernika Natasya Ifada, dan Muhammad Fikri Ardiansyah anggota UKM Taekwondo ITN Malang seusai mengikuti Bandung Internasional E-Poomsae Tournament 2021. (Foto: Yanuar/humas).


Malang, ITN.AC.ID — Atlet Taekwondo Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang lagi-lagi menorehkan prestasi. Enam medali kembali di boyong ke Kampus Biru dari Kejuaraan Bandung Internasional E-Poomsae Tournament 2021, dengan 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Kejuaraan yang diadakan secara virtual, Sabtu-Minggu (22-27/6/2021) ini diikuti 16 negara, dengan 1.850 peserta yang tersebar di berbagai kategori. 

 

Kejuaraan tersebut menambahkan koleksi medali UKM Taekwondo ITN Malang di tahun 2021. Pasalnya, April yang lalu Taekwondo ITN Malang juga memperoleh enam medali pada Indonesia Best of The Best Maluku Nasional Poomsae & Speed Kicking Taekwondo Championships 2021.

 

Pada Bandung Internasional E-Poomsae Tournament 2021, UKM Taekwondo ITN Malang mengirimkan enam atlet yang semuanya memperoleh prestasi. Mereka adalah, Muhammad Fikri Ardiansyah meraih emas di kategori Poomsae Individual Senior Male Taegeuk 1, Ahmada Itmamunnafi’ meraih emas di kategori Speed Kicking Senior Male, Bernika Natasya Ifada meraih perak di kategori Poomsae Individual Senior Female Taegeuk 7, dan masing-masing mendapatkan perunggu yakni, Rocky Abraham Yunior Tuka dan Vincentius A Paulo di kategori Speed Kicking Senior Male, serta Reva Nabila Putri di kategori Speed Kicking Senior Female.

 

Kepala Humas ITN Malang Nenny Roostrianawaty, MT (baju hijau) dan staf Humas ITN Malang bersama mahasiswa berprestasi UKM Taekwondo ITN Malang. (Foto: Yanuar/humas).
Kepala Humas ITN Malang Nenny Roostrianawaty, MT (baju hijau) dan staf Humas ITN Malang bersama mahasiswa berprestasi UKM Taekwondo ITN Malang. (Foto: Yanuar/humas).

“Kejuaraan yang baru kami ikuti ini adalah kejuaraan kedua online dari UKM Taekwondo. Sekaligus kejuaraan internasional pertama, karena diikuti oleh 16 negara dari seluruh dunia,” terang Ketua UKM Taekwondo, Bernika Natasya Ifada, saat ditemui di ruang Humas ITN Malang, Rabu, (30/06/2021).

 

Tasya panggilan akrab Bernika Natasya Ifada mengungkapkan, persiapan untuk mengikuti Bandung Internasional E-Poomsae Tournament 2021 sangat terbatas. Mereka hanya memiliki waktu dua minggu. Di minggu pertama mereka harus latihan mandiri tanpa pelatih. “Baru di minggu kedua kami setiap hari latihan full bersama pelatih,” kata mahasiswa Teknik Geodesi semester 6 ini.

 

Terdapat dua kategori, yakni Poomsae dan Speed Kicking dalam Bandung Internasional E-Poomsae Tournament 2021. Poomsae atau rangkaian jurus dalam Taekwondo adalah rangkaian teknik gerakan dasar serangan dan pertahanan diri. Sedangkan Speed Kicking adalah kecepatan tendangan dalam waktu tertentu. Kategori ini menjadi pengganti dari fight (tarung) yang seharusnya dilaksanakan secara offline.

Baca juga : Mahasiswa ITN Malang Dulang 6 Medali Kejuaraan Nasional Taekwondo

 

Ahmada Itmamunnafi’ sukses berjaya di kategori Speed Kicking Senior Male dengan perolehan medali emas. Prestasi Ahmada naik, karena di turnamen sebelumnya ia memperoleh perak. “Lawan juga berpengaruh ya. Kejuaraan sebelumnya (di Maluku) lawan saya anggota marinir dan persiapan saya juga terbatas. Kalau kejuaraan kali ini persiapannya lebih matang. Alhamdulillah dapat emas dengan durasi video 1 menit untuk tendangan bervareasi,” ujar mahasiswa Teknik Informatika semester 4 ini.

 

Peraih medali emas lainnya adalah Muhammad Fikri Ardiansyah di kategori Poomsae Individual Senior Male Taegeuk 1. Mahasiswa Arsitektur semester 2 ini mengulang perolehan medali emas di turnamen sebelumnya. Latihan dengan konsisten menjadi kunci kesuksesan Fikri. “Lebih berat sekarang kompetisinya. Tapi kuncinya adalah usaha keras dan disiplin latihan,” ujar mahasiswa yang sejak sekolah dasar menyukai Taekwondo ini.

 

Sementara itu Reva Nabila Putri yang bermain di kategori Speed Kicking Senior Female mempersembahkan medali perunggu. Reva sejak SMP sudah aktif mengikuti Taekwondo. Beberapa turnamen juga pernah ia menangkan, seperti halnya di turnamen sebelumnya Reva juga mempersembahkan medali perunggu. “Sejak SMP saya sudah ikut Taekwondo. Beberapa kali memenangkan perlombaan. Semoga bisa menjadi motivasi bagi kami semua untuk lebih baik lagi,” kata Reva.

 

Digelar secara virtual, Bandung International E-Poomsae Tournament 2021 mengharuskan peserta membuat video sesuai kategori yang diikuti. Setelah dikirim ke panitia, maka video dari para peserta akan di unggah di youtube untuk dilakukan penilaian.

 

Kepala Humas ITN Malang Nenny Roostrianawaty, MT menyampaikan apresiasinya terhadap prestasi UKM Taekwondo. Menurut Nenny, pencapaian tersebut diperoleh dengan kerjasama yang baik dan usaha yang keras. “Seperti biasanya bagi mahasiswa berprestasi tentu akan mendapat apresiasi dari institusi. Mahasiswa dengan prestasi apapun (akademik/non akademik) layak mendapat penghargaan,” ujar Nenny yang baru saja menjabat sebagai Kepala Humas ITN Malang awal bulan Juli 2021. (me/Humas ITN Malang)

Baca juga : Garap Desa Wisata Nusantara, Dua Mahasiswa Arsitektur ITN Malang Juara 1 Rendering Acsent Udayana 2021

 75 total views,  1 views today

image_pdfimage_print
itn.ac.id - Powered by PUSTIK - NOC