1

Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Harapkan Maba jadi Mahasiswa Unggul

Dekan FTI ITN Malang, Dr. Ellysa Nursanti, ST, MT, (dua dari kanan) didampingi seluruh kaprodi saat menerima mahasiswa baru pada PKKMB Gigantik Fakultas Teknologi Industri di kampus 2 ITN Malang. (Foto: Humas ITN Malang)


Malang, ITN.AC.ID – Aku Datang, Aku Belajar, Aku Berhasil! Slogan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang ini bukan hanya sekedar slogan, namun juga menjadi janji mahasiswa selama kuliah di ITN Malang.

Dengan mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Gigantik ITN Malang, maka secara resmi maba sudah menjadi mahasiswa Kampus Biru. Dan bisa belajar sehingga menjadi mahasiswa yang unggul. Hal ini disampaikan oleh Dekan FTI ITN Malang, Dr. Ellysa Nursanti, ST, MT.

“Hari ini adik-adik diterima di FTI, di prodi masing-masing. Niatkan dengan baik, dan mulai belajar menjadi mahasiswa yang unggul,” ujar Ellysa saat menerima 429 peserta PKKMB di lapangan basket Kampus 2 ITN Malang, Sabtu (17/9/2022).

Ellysa mengingatkan, setelah menyandang status mahasiswa artinya harus makin berhati-hati dalam mengambil keputusan apapun. Mahasiswa harus bertanggung jawab, dan mandiri. Tidak lagi tergantung kepada orang tua.

Baca juga : Maba ITN Malang Dikenalkan Fasilitas Kampus

“Begitupun dalam proses belajar, kalian dituntut mencari informasi sendiri, belajar sendiri. Namun, dosen juga akan memberikan support pada proses belajar kalian,” lanjutnya.

Suasana kampus 2 ITN Malang sangat mendung untuk belajar. Dilengkapi dengan fasilitas belajar mengajar, sarana unit pendukung seperti perpustakaan, laboratorium bahasa, keuangan, dan lain sebagainya.

Prodi Teknik Informatika ITN Malang menerima mahasiswa baru di ruang Amphi Elektro Lt 2, Kampus 2 ITN Malang. (Foto: Istimewa)

Fasilitas olahraga juga tersedia, seperti lapangan sepak bola dan basket, poliklinik, ada juga rusunawa untuk mahasiswa. Di kampus 2 ITN Malang juga memiliki PLTS untuk men-support kebutuhan kampus, serta dilengkapi dengan rumah ibadah.

“Keyakinan kita berbeda-beda tapi tetap satu. ITN Malang bhinneka tunggal ika, dengan semangat yang sama. Ada masjid, gereja, dan pura. Kita beribadah bersama dengan guyub rukun,” tandasnya. Mahasiswa FTI juga bisa memanfaatkan call center We Are One 085331731199 sebagai tempat bertanya seputar akademik, fasilitas kampus, hingga pengaduan.

FTI ITN Malang mengayomi sembilan prodi. Dimana prodi teknik informatika tahun ini menerima mahasiswa terbanyak. Salah satu mahasiswanya Tesalonika Dua Nurak, berasal dari Maumere, NTT. Tesa mengungkapkan rasa senangnya ketika diperkenalkan dengan fakultas, dan prodi teknik informatika.

Baca juga : ITN Malang Gandeng Pemprov Jatim Resmikan Wisata Edukasi PLTS

“Senang. Tapi, ada rasa agak takut juga, sekaligus penasaran. Nanti belajar apa saja ya di informatika?” ujarnya.

Tesa ketika di SMK mengambil jurusan multimedia, akhirnya menjadi awal ketertarikan kepada Teknik Informatika ITN Malang. Tesa juga sudah memiliki target. Sesuai anjuran rektor saat penutupan Gigantik, ia pun berencana menyelesaikan studinya 3,5 tahun, atau tepat empat tahun harus lulus.

“Harapannya bisa menjadi mahasiswa yang aktif. Taat pada peraturan dosen, dan punya banyak teman,” ujarnya. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)