Back

Perkuat Jejaring Industri, ITN Malang Gandeng PT Gratama Consultant dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Chint Indonesia

Perkuat Jejaring Industri, ITN Malang Gandeng PT Gratama Consultant dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Chint Indonesia


Malang, ITN.AC.ID – Hubungan erat antara Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) dengan dunia industri dan alumninya terus membuahkan hasil nyata. Kali ini, ITN Malang resmi menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan PT Gratama Consultant, perusahaan konsultan engineering asal Tangerang Selatan, pada Kamis (23/07/2026), di Ruang Rapat Lembaga Pengembangan Kerjasama dan Usaha (LPKU), Kampus 1 ITN Malang.

Acara ini juga dimanfaatkan untuk menjajaki kemitraan strategis bersama PT Chint Indonesia. Merupakan perusahaan penyedia produk elektrikal ternama yang beroperasi di Indonesia, melalui pemaparan portofolio dan pengenalan produk teknologi ketenagalistrikan terkini.

MoU dengan industri ditandatangani langsung oleh Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., bersama Direktur PT Gratama Consultant, Harto Cahyono. Momen penting ini disaksikan langsung oleh Kaprodi Teknik Elektro ITN Malang, Dr. Irmalia Suryani Faradisa, ST., MT., Sekretaris Program Studi, jajaran dosen Teknik Elektro, serta Ketua IKA Elektro, Heru Herlambang, ST. Sementara dari PT Chint Indonesia hadir Ita Novita, Sales Executive (Industrial), dan tim.

Baca Juga : ITN Malang Kantongi Lisensi Resmi Software Siemens, Modal Kuat Lulusan Terserap Dunia Kerja

Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, menyambut hangat kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa kemitraan dengan Gratama Consultant sebenarnya bukan hal baru, sebab jejaring alumni Teknik Elektro ITN Malang sudah lama berkiprah di perusahaan tersebut.

“Kita sudah menandatangani kesepakatan dan keduanya berkomitmen, salah satunya dalam penyerapan lulusan Teknik Elektro di bidang konsultasi engineering, khususnya tenaga listrik. Sebenarnya kerja sama ini sudah berjalan secara alami, karena banyak alumni Teknik Elektro yang memang terserap bekerja di PT Gratama Consultant,” ujar Rektor saat ditemui usai acara.

Lebih lanjut, rektor melihat potensi kolaborasi yang jauh lebih luas ke depan, terutama dengan melibatkan PT Chint Indonesia. ITN Malang yang saat ini aktif menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) ketenagalistrikan bagi berbagai perusahaan di Jawa Timur, dan bahkan menggelar pelatihan rutin bersama Kementerian ESDM nantinya bisa menjadi mitra strategis untuk edukasi dan promosi teknologi elektrikal Chint.

ITN Malang teken MoU dengan PT Gratama Consultant. (Foto: Yanuar/Humas ITN Malang)

Tak hanya itu, ITN Malang juga menawarkan peluang kolaborasi proyek di kawasan Indonesia Timur, seperti pendampingan perencanaan energi bersih dan PLTS di Kabupaten Mahakam Ulu.

“Dengan adanya teknologi baru dari PT Chint, ini jadi awal yang bagus untuk memberikan opsi teknologi bagi Pemda. Mahasiswa kami juga bisa magang di sana, dan kami siap membekali mahasiswa agar sesuai dengan requirement industri. Ke depan, kami berharap PT Chint juga bisa men-support test bed system di Elektro, TUK laboratorium, hingga inovasi seperti SPKLU dan power quality. Harapannya, ITN juga bisa ikut mensuplai SDM berkualitas untuk mereka,” tambahnya.

Baca Juga : 25 Peserta Lulus Uji Kompetensi PLC di ITN Malang, Tingkatkan Daya Saing Lulusan

Sementara itu, kesepakatan ini terasa makin emosional karena Direktur PT Gratama Consultant, Harto Cahyono, merupakan alumnus Teknik Elektro ITN Malang angkatan 1987. Sejak berdiri pada 2011, perusahaan konsultan yang menangani perancangan arsitektur, struktur, mekanikal, hingga elektrikal untuk proyek rumah, komersil, hotel, hingga mal ini memang tak pernah lepas dari ikatan akademis kampus tempatnya menimba ilmu.

“Sangat positif sekali. Barangkali nanti kami membutuhkan support dari akademisi kampus saat ada proyek, kolaborasi ini jadi wadah yang sangat bagus. Ini bentuk nyata link and match antara dunia akademis dan industri,” tutur Harto.

Penyampaian company profil PT Chint Indonesia di ITN Malang. (Foto: Yanuar/Humas ITN Malang)

Harto mengaku, hingga kini pihaknya bahkan masih sering berdiskusi dan berkonsultasi dengan para pakar dari kampus, salah satunya Ir. Widodo, MT., dosen Teknik Elektro ITN Malang.

“Saat kami mengerjakan proyek terkadang masih konsultasi dengan Pak Widodo. Tentu kami menerima kerja sama ini dengan senang hati. Terima kasih atas kepercayaannya, dan semoga kedepan kita bisa saling memberikan manfaat,” pungkas Harto.

Melalui kerja sama ini, ITN Malang semakin memantapkan posisinya sebagai kampus teknologi yang tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga menjadi mitra terpercaya bagi dunia industri dan pemerintah daerah dalam pengembangan teknologi energi masa depan. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

Copyright - PERKUMPULAN PENGELOLA PENDIDIKAN UMUM DAN TEKNOLOGI NASIONAL - ITN MALANG - Powered by - PUSTIK 2023