Back

Tembus Jurnal Bereputasi Global, LPPM ITN Malang Hadirkan Pencetus Fulazzaky Equation dan Generalized Fulazzaky Equation

Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D., dari Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor saat memberikan materi di ITN Malang. (Foto: Humas ITN Malang)


Malang, ITN.AC.ID – Menembus publikasi jurnal ilmiah bereputasi internasional bukan perkara mudah bagi para akademisi. Sering kali, draft riset tertahan di meja editor hanya karena kalkulasi data yang kurang tajam atau tiadanya jejaring tim publikasi.

Memahami tantangan tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) menghelat “Implementasi Fulazzaky Equation dan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah” di Ruang Workshop LPKU Kampus I ITN Malang beberapa waktu lalu. Kegiatan sosialisasi riset dan analisis kinetika transfer massa ini menyasar para dosen serta mahasiswa dari Program Studi Teknik Lingkungan, Teknik Sipil, dan Teknik Kimia.

Tak tanggung-tanggung, workshop ini menghadirkan langsung pakar teknik lingkungan internasional sekaligus pencetus rumusnya, Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D. dari Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor.

Baca juga: Bawa Konsep “Future Village Ecosystem” ke Panggung Dunia, ITN Malang Jadi Co-Host Helatan World Rural Development Day

Kedatangan Prof. Fulazzaky ke Malang ternyata membawa misi khusus. Selain membagikan pemodelan riset terbarunya, kehadirannya ke Kota Malang juga dibalut nostalgia. Tokoh pakar air yang pernah berkarir sebagai Kepala Laboratorium di Perum Jasa Tirta (PJT) I Malang pada era 1980-an ini kembali menyambangi Malang dengan tim riset, Dr. Feril Hariati, ST., M.Eng., yang juga sebagai Dekan Fakultas Teknik dan Sains (FTS) UIKA. Kunjungan hangat ini sekaligus membuka ruang penjajakan kerja sama strategis publikasi ilmiah antara ITN Malang dan UIKA Bogor.

Dalam paparannya, Prof. Fulazzaky membedah perkembangan histori serta dasar teori dari Fulazzaky Equation dan Generalized Fulazzaky (GF) Equation. Persamaan mekanistik yang awalnya berakar dari riset doktoralnya (Ph.D) pada tahun 1996 ini dikembangkan dari model Mass Transfer Factor (MTF). Pemodelan ini menelaah kinetika transfer massa melalui tiga tahapan utama: transfer massa eksternal (film/boundary layer diffusion), difusi internal (pore diffusion), dan fiksasi adsorpsi pada situs aktif material.

Keunggulan utama pemodelan kinetika Fulazzaky dan GF terletak pada kemampuannya menjawab keterbatasan model kinetika konvensional yang cenderung terbatas pada analisis kurva breakthrough saja tanpa menjelaskan mekanisme transfer massa secara komprehensif. Selain itu, pemodelan ini memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat diterapkan pada berbagai konfigurasi reaktor, baik sistem batch (stirred batch, sequencing batch, incubator) maupun sistem reaktor kolom/kontinu (plug-flow, packed-bed, fluidized-bed).

Peserta workshop: Implementasi Fulazzaky Equation dan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah bersama Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D., di ITN Malang. (Foto: Humas ITN Malang)

Penerapan rumusnya pun sangat luas, mencakup pengolahan limbah cair (wastewater treatment), biosorpsi, biodeteriorasi/biodegradasi plastik PE, presipitasi fotokatalitik, desorpsi metana pada reaktor UASB, hingga proses anammox. Dengan memadukan data karakterisasi material serta pemodelan isoterm adsorpsi, luaran riset terbukti efektif dan berhasil menembus lebih dari 30 jurnal internasional bereputasi tinggi yang terindeks Scopus, seperti penerbit Elsevier, Springer Nature, Royal Society of Chemistry (RSC), American Chemical Society (ACS), hingga Taylor & Francis.

Pengalaman dan jam terbang Prof. Fulazzaky yang sangat tinggi namun tetap low profile disambut hangat oleh sivitas akademika Kampus Teknik ternama di Kota Malang. Dosen Teknik Lingkungan S-1 ITN Malang, Dr. Evy Hendriarianti, ST., M.MT., menyampaikan bahwa kehadiran narasumber kelas dunia ini memberi suntikan motivasi segar bagi para peneliti di ITN Malang.

“Pengalaman publikasi Prof. Fulazzaky sangat menginspirasi. Beliau mampu memanfaatkan data riset untuk dimasukkan ke dalam persamaan kinetikanya (equation) ” tutur Evy.

Evy juga menambahkan pentingnya strategi dan kolaborasi dalam menembus publikasi bereputasi. “Publikasi dengan  berkolaborasi memperbesar peluang peningkatan kualitas paper dan keberhasilan publish di jurnal bereputasi ” ujarnya.

Baca juga: Bakteri Penyembuh Beton hingga AI: Dosen ITN Malang Kupas Wajah Baru Konstruksi Masa Depan di ARITEKIN 2026

Evy berharap kegiatan pendampingan intensif semacam ini dapat rutin digelar kembali di lingkungan ITN Malang. “Kegiatan sosialisasi publikasi riset yang berkaitan dengan Teknik Lingkungan, Teknik Kimia, dan Teknik Sipil ini sangat bagus jika diadakan lebih intensif untuk semua dosen. Teman-teman dosen di ITN Malang yang bergelut di bidang pengolahan limbah sangat berpeluang untuk berkolaborasi dengan beliau,” pungkasnya.

Melalui sinergi kolaborasi riset terkait transfer massa dan pelatihan penulisan draf publikasi ini, ITN Malang terus memantapkan komitmennya dalam memperkuat iklim akademis, meningkatkan reputasi Scopus institusi, serta mendongkrak luaran jurnal internasional para dosennya. (Mita/Humas ITN Malang)

Copyright - PERKUMPULAN PENGELOLA PENDIDIKAN UMUM DAN TEKNOLOGI NASIONAL - ITN MALANG - Powered by - PUSTIK 2023