
Haru dan Bangga di Yudisium FTI ITN Malang: 248 Lulusan Siap Diterjunkan ke Dunia Kerja
Sebanyak 248 lulusan FTI ITN Malang mengikuti yudisium. (Foto: Humas ITN Malang)
Malang, ITN.AC.ID – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti lapangan basket Kampus 2, Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang). Sebanyak 248 peserta Yudisium Fakultas Teknologi Industri (FTI), Periode II Tahun 2026 disambut langsung oleh Dekan FTI beserta jajaran pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris prodi pada Rabu (26/08/2026). Para lulusan yang mengenakan jas almamater biru kebanggaan kampus teknik terbaik di Malang ini mendengarkan dengan khidmat arahan sebelum beranjak menuju ruangan masing-masing untuk pengumuman kelulusan.
Pesan Dekan FTI ITN Malang: Jaga Almamater dan Perluas Jejaring
Dekan FTI ITN Malang, Dr. Eng. I Komang Somawirata, ST., MT., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan motivasi bagi para lulusan yang telah menyelesaikan seluruh kewajiban akademiknya di ITN Malang. Kehadiran kampus diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan industri.
“Selamat kepada semua yang hari ini diumumkan yudisium kelulusannya, bahwa adik-adik sudah selesai menempuh pendidikan di ITN Malang. Peserta yudisium adalah peserta yang sudah menyelesaikan semua tanggungan. Nanti detailnya akan diumumkan oleh kaprodi masing-masing di ruangan,” tutur Komang.
Dekan FTI ITN Malang, Dr. Eng. I Komang Somawirata, ST., MT., saat memberi sambutan pada Yudisium Fakultas Teknologi Industri (FTI), Periode II Tahun 2026. (Foto: Humas ITN Malang)
Ia menegaskan pentingnya kebermanfaatan ilmu di tengah masyarakat serta pembentukan karakter mandiri pasca-kelulusan.
“Semoga ilmunya bisa bermanfaat di masyarakat, cepat mendapat pekerjaan atau bahkan membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitarnya. Setelah adik-adik dinyatakan lulus, tolong dijaga nama almamater ITN Malang. Lulus bukan berarti sudah finis, justru ini titik awal menempuh dunia yang baru. Sebelumnya saat kuliah selalu dikirimi (uang) oleh orang tua, setelah lulus harus bisa mandiri, sudah sewajarnya berbakti kepada orang tua. Setelah lulus, sampaikan momen bahagia ini kepada orang tua masing-masing,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dekan FTI juga berpesan mengenai etika kerja, loyalitas, dan pentingnya menjaga silaturahmi dengan almamater serta alumni.
“Di tempat kerja tunjukkan semangat, loyalitas pada instansi tempat kalian bekerja. Jadilah pribadi yang baik, jujur, hormat kepada lingkungan, cepat beradaptasi, dan perluas jejaring. Luaskan jejaring informasi, terutama dengan alumni yang bisa membantu adik-adik mendapatkan informasi lowongan pekerjaan. Setelah mendapat pekerjaan, informasikan ke prodinya masing-masing. Selalu berhubungan dengan prodi meskipun sudah menjadi alumni,” pungkasnya.
Perjuangan Yuniar Faizati: Raih Lulusan Terbaik Fakultas di Tengah Ujian Duka
Di antara deretan wisudawan yang memadati prosesi yudisium, nama Yuniar Faizati dari Program Studi Teknik Industri S-1 tampil menonjol setelah berhasil mengukuhkan diri sebagai lulusan terbaik tingkat fakultas sekaligus program studi dengan IPK 3.93.
Pencapaian Yuniar terasa kian emosional karena ia harus kehilangan sosok ayah tercinta tepat satu bulan sebelum ujian seminar hasilnya pada 1 Juni 2026 lalu. Namun, ujian berat itu tak mematahkan semangatnya untuk menyelesaikan studi.
“Tentu perasaan saya bahagia, tetapi dibalik kebahagiaan itu ada rasa haru dan sedih. Kehilangan papa menjadi salah satu ujian terberat dalam perjalanan saya menyelesaikan tugas akhir ini. Di satu sisi saya bersyukur, tapi di sisi lain ada kesedihan karena papa tercinta tidak dapat menyaksikan langsung pencapaian ini,” ungkap Yuniar usai yudisium.
Momen kebersamaan Yuniar Faizati, peraih predikat lulusan terbaik S-1 Teknik Industri sekaligus lulusan terbaik fakultas, saat diabadikan bersama teman-teman seangkatannya. (Foto: Humas ITN Malang)
Mengenai kunci keberhasilannya meraih predikat terbaik, Yuniar menekankan pentingnya keseimbangan antara doa, kedisiplinan, dan pemanfaatan teknologi.
“Bagi saya tidak ada satu rahasia khusus. Semuanya merupakan proses dari doa, usaha, disiplin, dan konsistensi. Saya terbiasa bangun pagi untuk menyusun skala prioritas tugas dan menggunakan aplikasi Notion untuk membantu pengingat agenda perkuliahan. Ketika dapat tugas, saya berusaha mengerjakan setotalitas mungkin,” jelasnya.
Berikut Daftar Lulusan Terbaik Tiap Program Studi FTI ITN Malang:
- Teknik Industri S-1 (Terbaik Fakultas): Yuniar Faizati (IPK: 3.93)
- Teknik Informatika S-1: Raden Adityo Priyo Harjuno (IPK: 3.86)
- Teknik Elektro S-1: Kevin Nadiian Pratama (IPK: 3.86)
- Teknik Mesin S-1: Mukhamad Bagus Fitri (IPK: 3.76)
- Teknik Kimia S-1: Eka Maretyaningsih Agung Purwanti (IPK: 3.73)
- Bisnis Digital S-1: Fardi Ramadhana (IPK: 3.53)
- Teknik Mesin D-III: Agung Sugianto (IPK: 3.79)
- Teknik Listrik D-III: Hamsah (IPK: 3.65)
Rincian Sebaran 248 Lulusan FTI Periode II Tahun 2026: Teknik Mesin S-1: 77 lulusan, Teknik Informatika S-1: 59 lulusan, Teknik Elektro S-1: 46 lulusan, Teknik Industri S-1: 28 lulusan, Teknik Kimia S-1: 20 lulusan, Teknik Mesin D-3: 10 lulusan, Bisnis Digital S-1: 4 lulusan, dan Teknik Listrik D-3: 4 lulusan. (Mita/Humas ITN Malang)



