Rukun Ibu ITN Malang Peringati Hari Ibu dengan Berbagai Lomba

Ketua Rukun Ibu ITN Malang, Nurmaida Sirait, SH mendampingi Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE, saat melakukan pemotongan tumpeng pada Peringatan Hari Ibu 22 Desember 2021, di Aula ITN Malang, Selasa (21/12/2021). (Foto: Yanuar/humas)


Malang, ITN.AC.ID – Hari Ibu diperingati secara nasional tiap tanggal 22 Desember. Momen tersebut kini kerap digunakan tidak hanya untuk mengapresiasi jasa dan pengorbanan seorang ibu dalam merawat keluarganya. Namun, dalam konteks yang lebih luas pemberian apresiasi dan penghargaan kepada sosok perempuan yang membangun kesadaran berbangsa dan bernegara.

Sebagai apresiasi kepada para perempuan hebat Kampus Biru, maka Rukun Ibu Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang memperingati hari ibu dengan berbagai kegiatan positif yang bersifat membangun, namun juga fun. Ada tiga jenis kegiatan yang diselenggarakan, yakni lomba pesan berbintang, lomba desain masker, lomba joget, serta penilaian baju daerah terbaik. Perlombaan yang diikuti oleh semua anggota Rukun Ibu ini sangat kental dengan apresiasi kepada ibu dan perempuan. Ini terlihat ketika digelarnya lomba pesan berbintang.

Menurut Ketua Rukun Ibu Nurmaida, Sirait, SH., pesan berbintang merupakan ungkapan rasa yang ditujukan kepada ibu. Bisa berisi pesan, motivasi, maupun curhatan akan limpahan kasih sayang seorang ibu.

“Nah, dari pesan yang dikumpulkan oleh anggota akan dicari lima terbaik untuk dibacakan di atas panggung oleh masing-masing peserta. Nanti akan diambil juara satu, dua, dan tiga. Begitu juga untuk lomba menghias masker akan diambil 3 juara terbaik, dan lomba joget. Dalam masa pandemi, selama ini ibu-ibu terbatas geraknya. Dengan lomba joget kami harap ibu-ibu bisa happy. Hal ini terbukti saat lomba, semua ibu-ibu kelihatan bersemangat dan bahagia,” jelas isteri Rektor ITN Malang ini di sela-sela kegiatan di Aula Kampus 1 ITN Malang, Selasa (21/12/2021).

Baca juga : PKK RW 7 Tirta Rona Semangat Ikuti Pelatihan Kewirausahaan

Untuk mewadahi aspirasi pengurus dan anggota, maka momen bahagia akhir tahun menjadi titik awal pertemuan perdana. Sehingga, anggora Rukun Ibu bisa saling bertatap muka dan menjalin silaturahmi diantara para anggota. Sekaligus membuka awal tahun baru 2022 dengan semangat dan harapan baru. “Harapan kami semoga pandemi covid segera berlalu, dan tahun 2022 sudah bisa mengadakan pertemuan rutin kembali bersama seluruh anggota Rukun Ibu,” harapnya.

Elizabeth Catur Yulia Sri Wahyuni, SH, tim juri Rukun Ibu ITN Malang (paling kanan) saat membacakan kriteria lomba pesan berbintang. (Foto Yanuarhumas)

Pesan berbintang merupakan lomba kali pertama diselenggarakan oleh Rukun Ibu. Menurut  Elizabeth Catur Yulia Sri Wahyuni, SH, tim juri lomba pesan berbintang, hasil karya anggota cukup menarik. Penilaian dilihat dari orisinalitas naskah, tulisan ditulis pada bahan ramah lingkungan, bentuk dan komposisi warna harmonis dengan penambahan hiasan. Dan, yang tak kalah penting adalah isi pesan. “Kami dari tim lomba pesan berbintang menilai dari keaslian tulisan, penampilan, dan isi pesan,” ujarnya.

Lomba Masker juga memacu kreativitas. Berbagai bentuk, warna dan hiasan masker serta keserasiannya menjadi pemandangan yang menarik saat masker berpadu dengan baju daerah.

Baca juga : Peringatan HANI 2020 ITN Malang Terima Penghargaan Penggiat Anti Narkoba

Dan yang paling heboh adalah lomba joget. Dipandu oleh Dr. Irrine Budi Sulistiawati , ST,MT., dengan begitu bersemangat, menjadikan seluruh aula seakan bergoyang. Karena anggota Rukun Ibu begitu total mengikuti gerakan yang dinamis dengan musik yang rancak. Bahkan terdengar komentar salah satu peserta bahwa, Covid bisa minggat gara-gara imun meningkat saking happy-nya.

Pertemuan rukun ibu juga menjadi pelepas kangen bagi anggota. Karena hampir dua tahun selama pandemi, Rukun Ibu tidak mengadakan pertemuan rutin dengan anggota.  Maka, Peringatan Hari Ibu menjadi momen spesial untuk bangkit kembali dan semua anggota bisa berkumpul seperti dulu. Tentunya pertemuan perdana ini tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker juga menggunakan hand sanitizer. (me/Humas ITN Malang)

image_pdfimage_print