Back

Solusi Praktis Efisiensi Air, Tim Abdimas ITN Malang Pasang Irigasi Sprinkler Otomatis di SMKN 1 Singosari

Dr. Ir. Lies Kurniawati Wulandari, MT., ketua tim abdimas Pascasarjana S-2 ITN Malang saat ditemui di Kampus 1 ITN Malang. (Foto: Humas ITN Malang)


Malang, ITN.AC.ID – Upaya menjaga keasrian taman sekolah kini tak lagi memakan waktu dan menguras tenaga. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas), Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) lewat skema abdimas kompetitif baru saja menghadirkan teknologi tepat guna berupa sistem irigasi sprinkler otomatis untuk mengairi dua area taman di SMKN 1 Singosari, Kabupaten Malang. Selain itu, Tim Abdimas juga menghibahkan satu unit pompa air untuk mendukung keberlanjutan sistem irigasi tersebut. Program ini menjadi salah satu wujud dukungan terhadap Gerakan Go Green dan penguatan Program Adiwiyata, melalui pengelolaan lingkungan sekolah yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan.

Langkah ini berangkat dari permasalahan nyata di lapangan. Selama ini, perawatan taman di SMKN 1 Singosari masih mengandalkan cara manual menggunakan selang. Metode konvensional seperti ini tak hanya menyita waktu, tetapi juga menyulitkan pengaturan volume air secara merata. Apalagi, ada satu titik tempat cuci tangan warga sekolah yang sempat mati total, dan tidak berfungsi.

Baca Juga : Gandeng SMKN 2 Singosari, Dosen dan Mahasiswa ITN Malang Latih 106 Siswa Kuasai Python dan Sains Data

Melihat kondisi tersebut, tim pakar Pascasarjana S-2, ITN Malang turun tangan. Tim diketuai oleh Dr. Ir. Lies Kurniawati Wulandari, MT., bersama anggota tim Ir. Maranatha Wijayaningtyas, ST., M.MT., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dan Ir. I Wayan Mundra, MT., serta melibatkan beberapa mahasiswa.

Dr. Ir. Lies Kurniawati Wulandari, MT., ketua tim abdimas Pascasarjana S-2 ITN Malang (tengah) saat saat berdiskusi dengan para guru di SMKN 1 Singosari. (Foto: Istimewa)

Menurut Ketua Tim Abdimas, Lies Kurniawati Wulandari, penerapan teknologi ini murni berdasar pada kebutuhan spesifik mitra di lapangan. Inovasi yang diterapkan berbasis pada riset efisiensi irigasi pancar. Instalasi pipa dan nozzle dipasang secara presisi dengan menyesuaikan jarak, ketinggian, serta jenis tanaman yang ada. Sistem ini terhubung langsung dengan pompa pendorong dan saklar listrik pendorong air. Begitu saklar dinyalakan, air menyemprot merata ke seluruh sudut taman, dan jika tanah dirasa sudah cukup basah, sistem tinggal dimatikan.

“Mitra kami memiliki dua taman di depan kantor pusat. Selama ini mereka menyiram manual pakai selang. Dengan sistem irigasi sprinkler ini, penggunaan air jadi jauh lebih efisien. Kalau dulu pakai selang air tidak bisa diatur keluar-masuknya, sekarang begitu dirasa cukup basah tinggal dimatikan. Selain itu, jalur air yang dulunya mati kini kembali berfungsi dan bisa dipakai untuk fasilitas cuci tangan warga sekolah,” jelas Lies, saat ditemui di Kampus 1 ITN Malang, Senin (03/08/2026).

Baca Juga : Dosen ITN Malang Sabet Hibah Hilirisasi: Ciptakan Pintu Irigasi Pintar Berbasis IoT untuk Sawah di Sulawesi

Teknologi penyiraman otomatis ini langsung dirasakan manfaatnya oleh pihak SMKN 1 Singosari. Penanggung jawab lingkungan dan Ketua Tim Adiwiyata SMKN 1 Singosari, Pak Suci, menyambut baik terobosan dari kampus teknologi dan inovasi ITN Malang ini.

“Sistem sprinkler ini menurut Pak Suci (mewakili sekolah) sangat membantu efisiensi dan keasrian taman. Kedepannya, dua taman di depan kantor pusat tersebut yang semula paving akan diganti rumput sehingga menjadi lebih hijau dan segar. Nah, dengan adanya irigasi sprinkler ini, jika nanti tanamannya makin luas dan butuh jangkauan tambahan, mereka berencana menambah unit sprinkler lagi,” ungkapnya.

Salah satu sprinkler otomatis dari abdimas ITN Malang sudah berfungsi dengan baik di SMKN 1 Singosari. (Foto: Istimewa)

Proses instalasi dan perakitan di lapangan berjalan lancar berkat kolaborasi erat. Tim Abdimas ITN Malang memimpin perakitan teknis, sementara guru serta staf SMKN 1 Singosari turut memfasilitasi kebutuhan alat bantu tukang, dokumentasi, hingga titik sambungan listrik terdekat.

Sebagai kampus berdampak yang terus mendorong hilirisasi riset demi kemanfaatan masyarakat luas, ITN Malang berharap kolaborasi Abdimas ini semakin mempererat sinergi institusi. Lies berharap keberhasilan proyek ini bisa membuat SMKN 1 Singosari semakin yakin akan kualitas pendidikan di ITN Malang, sehingga sekolah tak ragu merekomendasikan para siswanya, khususnya dari jurusan teknik untuk melanjutkan studi ke kampus ITN Malang. (Mita/Humas ITN Malang)

Copyright - PERKUMPULAN PENGELOLA PENDIDIKAN UMUM DAN TEKNOLOGI NASIONAL - ITN MALANG - Powered by - PUSTIK 2023