
Bukan Sekadar Serah Terima, Tim Monev Kemdiktisaintek Cek Langsung Pemanfaatan Hibah PP-PTS di Teknik Sipil ITN Malang
Tim Monitoring dan Evaluasi Kemdiktisaintek berfoto bersama pengelola Prodi Teknik Sipil S-1 ITN Malang di depan gedung program studi. (Foto: Istimewa)
Malang, itn.ac.id – Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus dipantau realisasinya di lapangan. Pada September 2026 lalu, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kemdiktisaintek mengunjungi Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) untuk mengecek langsung penggunaan hibah prasarana yang didapat oleh Prodi Teknik Sipil dan Teknik Informatika S-1.
Saat mengunjungi Teknik Sipil S-1 ITN Malang, Tim Monev Kemdiktisaintek langsung meninjau wujud fisik berbagai fasilitas baru yang didanai oleh program tersebut. Bantuan yang diterima berupa barang penunjang akademik, mulai dari 1 unit All in One PC type 1, 1 unit PC for desain type 2, 5 unit layar proyektor otomatis, 1 unit projector, hingga 2 unit CBR Laboratorium untuk Laboratorium Mekanika Tanah.
Baca Juga : Singkirkan Ratusan Pesaing, Tim Dharasena ITN Malang Tembus Final KJI XXI 2026 di Makassar
Ketua Prodi Teknik Sipil S-1 ITN Malang, Dr. Yosimson Petrus Manaha, ST., MT., menyambut langsung kedatangan tim penilai dan mengajak mereka berkeliling melihat fasilitas yang sudah terpasang. Menurutnya, seluruh bantuan barang sejauh ini sudah dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Kemarin waktu dikunjungi, Tim Monev Kemdiktisaintek mengecek langsung barang-barangnya. Teknik Sipil dapat lima proyektor LCD, komputer, dan alat CBR Lab di Laboratorium Mekanika Tanah,” ujar Yosimson saat ditemui beberapa waktu lalu. Alat CBR (California Bearing Ratio) Laboratorium adalah perangkat uji yang digunakan di Laboratorium Mekanika Tanah untuk mengukur nilai daya dukung atau kekuatan geser tanah dasar (subgrade), lapis pondasi bawah (sub-base), dan lapis pondasi atas (base course) dalam perencanaan perkerasan jalan.

Tim Monev Kemdiktisaintek meninjau langsung kesiapan dan penggunaan alat CBR di Laboratorium Mekanika Tanah Teknik Sipil S-1 ITN Malang. (Foto: Istimewa)
Ia menjelaskan, alat CBR yang didapat dari hibah tersebut langsung dicek fungsinya dan didapati sudah aktif dipakai praktikum oleh mahasiswa.
“Alat CBR itu dipakai untuk menguji atau mengukur kekuatan daya dukung tanah dasar, biasanya kalau mau buat jalan. Kemarin pas dicek tim, alatnya ternyata sudah dipakai anak-anak lab, dan mereka bilang, ‘Wah bagus kalau berfungsi gini, jadi buat mahasiswa,'” cerita Yosimson.
Catatan Kecil dan Harapan untuk Hibah Berikutnya
Selain meninjau Laboratorium Mekanika Tanah dan Studio Capstone Design tempat komputer ditempatkan, Tim Monev juga memeriksa layar proyektor yang dipasang di beberapa kelas. Secara keseluruhan, fasilitas berfungsi sebagaimana mestinya dan sangat membantu kegiatan akademik penerima hibah.
Dari hasil evaluasi tersebut, Tim Monev Kemdiktisaintek juga memberikan masukan agar penomoran inventaris barang antara Prodi Teknik Sipil dan Teknik Informatika kedepannya digabung dalam satu jalur berurutan agar lebih rapi.
Menyongsong program ke depan, Yosimson menyampaikan harapan besar kampusnya bisa kembali dipercaya menerima hibah serupa. Namun, ia mempunyai catatan khusus agar jenis bantuan yang diberikan bisa lebih difokuskan pada pengadaan alat laboratorium berat yang berumur panjang.
“Kalau kami dari Teknik Sipil tentu sangat mengharapkan ada hibah lagi, tapi kalau bisa diarahkan ke alat-alat laboratorium. Kemarin kan banyak pilihan alat kantor seperti printer dan komputer. Padahal kalau untuk mahasiswa, alat lab seperti alat uji tarik besi atau uji pegas beton itu harganya mahal dan bisa dipakai dalam jangka waktu panjang. Kalau komputer kan umur 2-3 tahun biasanya sudah ganti,” pungkasnya. (Mita/Humas ITN Malang)



