Sharing Keilmuan, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Kunjungi Teknik Kimia ITN Malang

Kaprodi Teknik Kimia S-1 ITN Malang, Mohammad Istnaeny Hudha, ST., MT., (paling kiri), dan Ketua Jurusan Kimia Industri, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Siti Yulaichah S.Pd., (paling kanan) foto bersama saat melihat pameran produk Laboratorium Teknologi Bahan Makanan ITN Malang, Jumat (13/05/2022). (Foto: Mita/Humas ITN Malang)


Malang, ITN.AC.ID – Laboratorium Teknik Kimia S-1, Fakultas Teknologi Industri (FTI), Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang tiba-tiba ramai oleh pengunjung, Jumat (13/05/2022). Mereka adalah para siswa dari SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Setelah mendapat informasi seputar kampus, ke 30 siswa dari jurusan kimia industri ini dibagi dalam beberapa kelompok. Mereka akan mengunjungi empat laboratorium Teknik Kimia ITN Malang secara bergantian. Yakni, lab komputasi, lab instrumen, lab unit operasi, dan lab teknologi bahan makanan dan kimia dasar.

Kaprodi Teknik Kimia S-1 ITN Malang, Mohammad Istnaeny Hudha, ST., MT., menyatakan, kedatangan siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen adalah untuk sharing keilmuan tentang teknik kimia.

“Awalnya kami (Teknik Kimia ITN Malang) beberapa waktu lalu melakukan sosialisasi ke SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Alhamdulillah, mereka kemudian merespon dengan berkunjung ke Teknik Kimia ITN Malang. Mereka juga antusias melihat lab kami,” terang Istnaeny akrab disapa.

Baca juga : Produk Kewirausahaan Mahasiswa Teknik Kimia jadi Buah Tangan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko

Dengan kunjungan lapangan ini para siswa bisa mendapatkan wawasan tentang teknik kimia di perguruan tinggi yang notabene masih linier dengan jurusan yang mereka ambil di SMK. Selain itu, bagi sekolah juga memungkinkan bisa bekerjasama. Berkolaborasi dengan lab Kimia ITN Malang untuk praktikum dan menambah kompetensi siswa.

 “Semoga dengan kunjungan ini bisa menarik siswa untuk melanjutkan kuliah di Teknik Kimia ITN Malang. Karena, saya lihat anak-anak lulusan SMK yang melanjutkan ke Teknik Kimia ITN Malang rata-rata anaknya lebih responsif. Dan kemampuan adaptif-nya lebih cepat ketika dihadapkan pada peralatan yang ada di laboratorium. Khususnya laboratorium di unit operasi teknik kimia,” paparnya.

Siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen melihat secara langsung pembuatan permen jeli wortel di Laboratorium Teknologi Bahan Makanan ITN Malang. (Foto: Mita/Humas ITN Malang)

Kedatangan para siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen ini langsung didampingi oleh Ketua Jurusan Kimia Industri, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Siti Yulaichah S.Pd., bersama tiga guru lainnya. Siswa yang ikut berasal dari kelas 10, 11, dan 12.

“Siswa kelas 12 ada beberapa yang berhalangan ikut. Jadi, akhirnya kami ajak semua jenjang kelas. Sekalian untuk mengenalkan kepada mereka gambaran, bahwa kelah mereka bisa melanjutkan kuliah,” kata Siti.

Dikatakan Siti, kunjungan lapangan ini juga akan bisa menambah wawasan baru. Para siswa bisa melihat peralatan-peralatan yang lebih canggih di laboratorium teknik kimia perguruan tinggi.

“Ini juga untuk menguatkan dan memantapkan mereka bahwa sekolah di teknik kimia SMK, juga bisa melanjutkan kuliah ke jurusan teknik kimia di perguruan tinggi. Kuliah di teknik kimia itu juga menarik,” ulangnya.

Baca juga : Teknik Mesin D-3 ITN Malang Dampingi 3 SMK Pusat Keunggulan

Siti berharap kedepannya SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen bisa bekerja sama dengan Prodi Teknik Kimia ITN Malang. Seperti, dalam hal pengabdian masyarakat adanya kelas industri dimana dosen ITN Malang bisa mengajar di kelas kimia SMK.

Selain itu produk Kewirausahaan Teknik Kimia ITN Malang yang dipamerkan juga menarik perhatian Siti. “Mungkin ada ide-ide yang bisa kami temukan di sini. Kami bisa belajar produk untuk nanti bisa dikembangkan di SMK,” harap Siti bersama rombongan yang baru kali pertama mengunjungi Teknik Kimia ITN Malang. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

image_pdfimage_print