Sedekah Ramadan Bersama Alumni ITN Malang

Budy Harsono koordinator kegiatan “Sedekah Ramadan” yang diadakan oleh Alumni ITN Malang Chapter Jakarta, Jabar, dan Banten secara simbolis menyerahkan souvenir kepada salah satu anak Panti Asuhan Rumah Harapan Tapos, Cibinong Bogor, Minggu 24 April 2022. (Foto: Istimewa)


Malang, ITN.AC.ID – Ramadan merupakan momen yang selalu dinanti. Di bulan yang penuh dengan pahala ibadah berlipat ganda ini, selain ibadah wajib yaitu sholat, puasa, ditambah tarawih dan memperbanyak membaca Alquran, umat islam juga berlomba-lomba untuk menambah pahala dengan melakukan sedekah.

Hal ini juga dilakukan alumni Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Alumni ITN Malang Chapter Jakarta, Jabar, dan Banten memanfaatkan keutamaan 10 hari terakhir di bulan suci Ramadan untuk melakukan kegiatan “Sedekah Ramadan” yang bertempat di Panti Asuhan Rumah Harapan Tapos, Cibinong Bogor, Minggu 24 April 2022.

Budy Harsono koordinator kegiatan mengatakan, rasa empati kepada sesama yang menggerakkan alumni ITN Malang. Maka, di momen Ramadan ini Alumni ITN Malang Chapter Jakarta, Jabar, dan Banten meluangkan waktu berbagi dengan anak-anak panti asuhan.

Baca juga: Berbagi di Bulan Ramadhan, Teknik Kimia Salurkan Sembako dan Uang Tunai

“Bersama-sama kami ingin menanamkan rasa empati kepada semua alumni ITN Malang, dengan membantu anak yatim piatu di bulan suci Ramadan. Sekaligus ingin berbagi kebahagiaan kepada mereka,” ujar Budy saat dihubungi lewat sambungan WhatsApp, Kamis (28/4/2022).

Dikatakan Budy, panitia “Sedekah Ramadan” melakukan penggalangan dana kepada alumni ITN Malang Chapter Jakarta, Jabar, dan Banten. Uang yang terkumpul kemudian dibelanjakan sembako. Seperti, beras, minyak goreng, gula, telur, mie instan dan lain-lain.

 

Perwakilan Alumni ITN Malang Chapter Jakarta, Jabar, dan Bante foto bersama dengan anak-anak Panti Asuhan Rumah Harapan Tapos, Cibinong Bogor. (Foto: Istimewa)

“Yang kami serahkan ke panti berupa sembako dan sejumlah uang. Alhamdulillah pengurus yayasan dan anak-anak panti asuhan sangat antusias menerima kedatangan kami,” imbuh Budy yang pernah bekerja sebagai Jurnalis TV Swasta ini.

Momen 10 hari terakhir Ramadan ternyata banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Tidak hanya ibadah yang semakin meningkat, namun juga aktivitas belanja ikut ramai. Hal ini yang dihadapi oleh panitia Sedekah Ramadan.

“Butuh perjuangan saat belanja sembako di toko swalayan. Karena banyaknya masyarakat yang ingin membeli kebutuhan Idulfitri,” ujarnya.

Baca juga : Mahasiswa Teknik Kimia Peringati Isra’ Mi’raj dengan Berbagai Kegiatan di Panti Asuhan

Menurut alumnus Teknik Industri S-1 ITN Malang angkatan ’88 ini, kegiatan Sedekah Ramadan baru kali pertama diadakan oleh Ikatan Alumni (IKA) ITN Malang, Chapter Jakarta, Jabar, dan Banten. Menjadi tantangan tersendiri untuk mengetuk hati donatur ditengah keterbatasan gerak akibat pandemi Covid-19. Namun berkat saling percaya dan kepedulian, dana akhirnya terkumpul juga.

“Harapan kami semoga nantinya tiap tahun bisa terus melaksanakan ‘Sedekah Ramadan’. Insyaallah akan kami upayakan bersama-sama,” tandasnya. Selain Budy, panitia yang turut terlibat adalah Gugus, Bachtiar, Hanafi, Yetvi dan Lita. (Mita Erminasari/Humas ITN Malang)

image_pdfimage_print